JENEPONTO, BKM — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kabupaten Jeneponto terus melakukan edukasi bagi tenaga lini lapangan. Turut hadir Kepala Seksi Pengendalian Penduduk dan Data Informasi Keluarga, Sri Alriah, Kepala UPTD, Aswinah Marianto, beberapa penyuluh di antaranya Supriadin Sa’ad Lholo, Safri, Indriani Tasauk, Haedar, Agus, Halida, Justan, Suhandi, Risman Muis, serta beberapa kader PPKBD dan Sub Kader PPKBD, di Balai Penyuluhan Teknis Kecamatan Bontoramba, Sabtu (26/6).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas PP dan KB Jeneponto diwakili Kabid Pengendalian Penduduk Dinas PP dan KB Jeneponto, Taufiq. Dikatakan, acara dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Yaitu sebelum mengikuti acara mencuci tangan terlebih dahulu, jaga jarak antar-kursi, serta semua peserta wajib menggunakan masker/faceshield.
Kabid Dalduk PP dan KB Jeneponto, Taufiq dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran para petugas lini lapangan. Diharapkan, kegiatan ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan.
Taufiq menjelaskan, kader PPKBD dan Sub Kader PPKBD merupakan ujung tombak kegiatan dari BP KKBPK. ”Terima kasih kepada ibu-ibu atas kerja kerasnya. Semoga untuk ke depannya bisa terus semangat dalam memajukan program KKBPK,” imbuhnya.
Dikatakan, peran dan fungsi Sub PPKBD di antaranya pengorganisasian, pertemuan, KIE dan konseling, pencatatan, pendataan dan pemetaan sasaran, pelayanan kegiatan, serta kemandirian.
Dalam kesempatan tersebut, Taufiq juga mengingatkan kembali mengenai 8 fungsi keluarga menurut BKKBN, yaitu fungsi agama, fungsi kasih sayang, fungsi perlindungan, fungsi sosial budaya, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi, dan fungsi pembinaan lingkungan. (krk/c)
