MAKASSAR, BKM — Pemerintah akhirnya membuka seleksi penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2021. Tahun ini, ada dua kategori penerimaan CASN yang dibuka. Yakni Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Seleksi CASN dibuka dengan mengacu pada Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat bernomor 5587/B-KS.04.01/SD/K/2021. Sesuai jadwal yang telah disusun, proses pengumuman seleksi CPNS pada 30 Juni-14 Juli. Sementara proses pendaftaran dibuka mulai 30 Juni hingga 21 Juli mendatang.
Di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pendaftaran CPNS dan PPPK non guru tahun 2021 mulai dibuka hari ini, Rabu (30/6). Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulsel Imran Jauzi menyebutkan proses pengumuman seleksi dan pendaftaran dilakukan secara serentak.
“Besok (hari ini) pengumuman dan pendaftaran langsung. Pendaftaran dibuka sampai dengan 21 Juli nanti,” kata Imran Jauzi di ruangan kerjanya, kemarin.
Imran menyebut, proses pendaftaran akan dilakukan selama tiga minggu. Untuk persyaratan secara umum, hampir sama seperti sebelumnya. Yakni kartu keluarga (KK), KTP, pas foto, ijazah, serta SKCK.
Untuk proses tes seleksi, Imran menyatakan rencananya akan dilakukan di CCC, dan akan dilaksanakan dalam tiga sesi. Setiap sesi jeda waktu akan digunakan untuk membersihkan ruangan.
“Kami rencana awal akan menyiapkan 500 komputer, tapi BKN meminta ada penambahan karena akan ada 10 kabupaten/kota yang akan ikut menggunakan lokasi yang sama,” terang Imran.
Dalam penerimaan CPNS dan PPPK non guru tahun 2021, Pemprov Sulsel mendapat jatah formasi sebanyak 349. Masing-masing tenaga kesehatan 103 formasi dan tenaga teknis 246 formasi.
Sedangkan formasi PPPK non guru 63 formasi, dengan rincian tenaga kesehatan 33 formasi, teknis 30 formasi. Kemudian, untuk PPPK guru, dari usulan 9.493 yang akan diterima 8.371 formasi.
Pemkot Mulai Besok
Khusus untuk Pemerintah Kota Makassar, menurut Kepala Bidang Perencanaan dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Makassar, Kadir Masri, pendaftaran mulai dibuka besok, Kamis (1/7). “Kalau pemkot, proses seleksi mulau dibuka tanggal 1 Juli. Kan pengumuman dulu toh,” ungkap Kadir saat dihubungi, Selasa (29/6).
Dia mengatakan, sejauh ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar sudah mempersiapkan semua mekanismenya. Termasuk menggandeng Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) mempersiapkan jaringan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan proses pendaftaran secara daring.
“Alhamdulillah, kami didukung oleh Kominfo. Tentu akan ada penambahan speed dan bandwith jaringan,” katanya.
Sejauh ini, lanjut Kadir Masri, untuk pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) direncanakan digelar di Celebes Convention Centre (CCC). Sementara tahun lalu, Pemkot Makassar menggandeng Unhas untuk SKD. “Kita punya kerja sama dengan provinsi, ” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Makassar Andi Siswanta Atta menjelaskan, semua proses dan mekanisme pendaftaran dilaksanakan secara online. Bagi calon pelamar yang butuh informasi, bisa sering-sering membuka website sscasn.bkn.go.id.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini pemerintah memberi porsi yang lebih banyak untuk tenaga guru bisa diterima menjadi PPPK. Sementara jalur CPNS, pemerintah memprioritaskan untuk tenaga kesehatan.
Pemkot Makassar saat ini sudah menerima kuota CASN yang disetujui oleh pemerintah pusat. Total sebanyak 1.203 orang. Terdiri 979 tenaga pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (PPPK) dan 224 calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Khusus untuk PPPK, terbanyak formasinya dialokasikan bagi tenaga guru, yakni 966 formasi. Sisanya, hanya 13 formasi untuk tenaga teknis. Sementara untuk CPNS, formasi untuk tenaga kesehatan mendapat porsi terbesar yakni 204 formasi. Sisanya, 20 untuk formasi tenaga teknis.
“Terbanyak itu tenaga guru untuk PPPK sebanyak 966 formasi, dan tenaga kesehatan untuk CPNS 204 formasi,” ujarnya.
Kata Siswanta, tenaga PPPK termasuk formasi di mana pemerintah daerah diberi wewenang langsung untuk mengevaluasi apakah kontraknya bisa dilanjut atau sebaliknya. “Beda dengan status PNS, untuk PPPK ketika kontrak habis, kalau kinerja tak sesuai harapan itu bisa tak dilanjut,” ucap dia.
Meski begitu Siswanta mengungkapkan, formasi PPPK bisa jadi solusi untuk nasib tenaga honorer yang hingga kini masih mengabdi. Untuk tenaga guru saja di pemkot, kata dia, ada sekitar 2.000-an.
“Kalau perlahan terserap jadi PPPK atau nanti jadi PNS itu bagus. Paling tidak, dari aspek kesejahteraan jadi terjamin,” terang pria yang juga kepala Dinas Perpustakaan Makassar ini. (jun-rhm)
Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2021
-Pengumuman seleksi 30 Juni-14 Juli 2021
-Pendaftaran seleksi 30 Juni-21 Juli 2021
-Pengumuman hasil seleksi administrasi 28-29 Juli 2021
-Masa sanggah 30 Juli-1 Agustus 2021
-Jawab sanggah 30 Juli-8 Agustus 2021
-Pengumuman pascasanggah 9 Agustus 2021
-Pelaksanaan SKD 25 Agustus-4 Oktober 2021
-Pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK non-guru setelah pelaksanaan SKD selesai di masing-masing titik
-Pengumuman hasil SKD 17-18 Oktober 2021
-Persiapan pelaksanaan SKB 19 Oktober-1 November 2021
-Pelaksanaan SKB 19 Oktober-1 November 2021
-Penyampaian hasil integrasi SKD dan SKB serta seleksi PPPK nonguru 15-17 Desember 2021
-Pengumuman kelulusan 18-19 Desember 2021
-Masa sanggah 20-22 Desember 2021
-Jawab sanggah 20-29 Desember 2021
-Pengumuman pascasanggah 30-31 Desember 2021
-Pengisian DRH 1-18 Januari 2022
-Usul penetapan NIP/NI PPPK 19 Januari-18 Februari 2022
