MAKASSAR, BKM–Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi selatan semakin intens menyiapkan kadernya untuk bertarung di pemilihan wali kota (pilwali) dan pemilihan bupati (pilbup) 2024 mendatang.
Sedikitnya ada sembilan daerah yang memungkinkan kader PKB ikut bertarung.
Adapun kesembilan daerah itu masing-masing untuk Makassar, ada Fauzi A Wawo, Takalar ada Hengky Yasin, Jeneponto ada M Syarif Patta, Selayar ada Aji Sumarno, Bulukumba ada Tomy Satria Yulianto dan Andi Anwar Purnomo, Wajo ada Andi Tenri Liweng dan Anwar Sadat bin Abd Malik, di Barru ada Aksa Kasim, di Maros Hafid Pasha, di Pinrang ada Azhar Arsyad serta untuk Pilwali Palopo ada Irwan Hamid.
Meski demikian Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulsel tak ingin sesumbar lebih memprioritaskan empat daerah yakni Takalar, Jeneponto, Wajo dan Palopo.
Legislator PKB Sulsel Andi Fauzi Wawo yang dimintai tanggapannya mengaku tak elok bila mengomentarinya.
“Bagus kalau ketua DPW yang memberikan tanggapan, soalnya saya sudah di DPC PKB Makassar,”ujar Fauzi Andi Wao, Senin (28/6).
Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad yang dimintai komentar mengemukakan bila sejatinya partai politik siap tidak siap harus siap. “Iya karena misinya rekrutmen dan kaderisasi,”jelas Azhar yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel ini memarin.
Pada pilkada 9 Desember 2020 lalu, usungan PKB hanya menang di dua daerah yakni pasangan Adnan Purichta Ichsan – Abd Rauf malaganni Kr Kio di pilbup Gowa serta pasangan Thoriq Husler – Budiman di Luwu Timur.
Dari 12 daerah, empat diantaranya adalah kader PKB yakni Aji Sumarno di Selayar, Tomy Satria di Bulukumba, Abd Hafid Pasha di Maros dan Aksa Kasim di Barru. (rif)
