MAKASSAR, BKM — LPM Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar seminar hasil implementasi, yang dirangkai pengumuman kelulusan fasilitator 2021. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan Training of Trainer (ToT) 2021. Acara yang berlangsung ruang FF 104 dan 105 FMIPA UNM, Minggu (4/7) ini mengusung tema Menjadi Fasilitator Penalaran: Efisien Menganalisis Efektif Memfasilitasi.
Sebelumnya, telah dilaksanakan berbagai tahapan dalam kegiatan ini. Mulai dari seleksi berkas, Leaderless Group Discussion (LGD), Technical Meeting (TM), Pelatihan Training of Trainer 2021 selama tiga hari di Bumi Perkemahan HM Yasin Limpo Pa’bentengan, hingga implementasi yang berlangsung dari tanggal 28 Juni hingga 3 Juli 2021.
Seminar hasil implementasi diikuti sebanyak empat kelompok. Mereka memaparkan apa yang telah dilakukan selama kurang lebih satu minggu. Masing-masing kelompok satu dengan judul Pelatihan Pemasaran Produk. Kelompok dua membahas Pelatihan Pemasaran dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Abon Ikan Gabus. Kelompok tiga berjudul Pelatihan Public Speaking: Tunjukkan Potensi Diri dengan Public Speaking. Kelompok empat tentang Pelatihan Mendeley: Optimalisasi Manajemen Referensi untuk Efisiensi Karya Tulis.
Ketua Umum LPM Penalaran UNM Nopri Hidayat menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan kegiatan ToT hingga tahap akhir. ”Semoga ilmu yang didapatkan dapat diterapkan pada kegiatan LPM Penalaran UNM sesuai dengan output ToT, yaitu menjadi fasilitator penalaran,” ujarnya.
Dr Mustari S Lamada selaku pembina LPM Penalaran UNM 2021, mengutarakan harapannya terkait kegiatan ini. “Sebagaimana rumus Fisika, semakin besar usaha yang dilakukan, semakin besar energi yang dapat diperoleh untuk masa depan. Begitu pula yang akan terjadi kepada lulusan ToT, semakin besar usaha kalian berkarya, semakin besar pula hasil baiknya untuk Penalaran,” tandasnya.
Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan pengumuman kelulusan fasilitator 2021 LPM Penalaran UNM. Sebanyak 18 peserta dinyatakan lulus. Dari jumlah itu, tiga peserta yakni Nurul Hidayah, Zulfiki Hidayat dan Masriani dinyatakan sebagai peserta terbaik. Sedangkan Putri sebagai peserta terfavorit. (rls)

