MAKASSAR, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Selatan Imam Fauzan akhirnya menegaskan bila dirinya tidak maju pada kontestasi pemilihan bupati (pilbup) Gowa 2024 mendatang.
Imam menegaskan bila ada kesepakatan keluarga jika yang maju di pilbup Gowa adalah sang ayah yang juga wakil ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP ) PPP Dr HM Amir Uskara. “Iya yang maju di pilkada Gowa Pak Amir Uskara,”ujar Imam Fauzan digedung DPRD Sulsel, Senin (6/6)
Menurut Imam yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel ini, dirinya tetap akan berkiprah diparlemen serta membenahi partai yang baru saja memberikan amanah kepadanya sebagai ketau DPW PPP Sulsel.
Kini Imam Fauzan sedang menunggu jadwal dari DPP untuk pelantikan pengurus, namun sebelumnya dirinya juga akan mempersiapkan pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) di 24 Dewan Pimpinan Cangan (DPC).
Menurut Imam, pelantikan kemungkinan besar berlangsung pada September atau Oktober 2024 mendatang.
“Saya sudah bicara dengan ketua umum (Suharso Monoarfa), jika kami diperintahkan untuk menyelesaikan Muscab dalam waktu dekat ini. Setelah itu baru dilaksanakan Pelantikan,” kata Imam.
Dia menyebutkan jika muscab tersebut akan dilaksanakan setelah Idul Adha atau bulan Juli ini dan dia targetkan akan rampung akhir Agustus. “Kalau tidak ada perubahan kita usahakan muscab ini berlangsung mulai 25 Juli ini sampai tanggal 30 Agustus,” ucapnya.
Dalam pelaksanaan Muscab tersebut pengurus DPW akan hadir langsung menyaksikan bagaimana pelaksanaan pemilihan ketua DPC partai berlambang ka’bah ini. “Kami hanya menghadiri pembukaan saja,” ucapnya.
Dalam aturan pelaksanaan muscab kata dia hanya bisa dibuka beberapa pengurus DPW PPP Sulsel. “Jadi kami sudah sepakat jika muscab itu hanya bisa dibuka oleh enam orang saja. Ketua, Sekretaris, Bendahara dan tiga wakil ketua OKK tiga orang, ada pak Asrul Makkaraus, Taufiq Zainuddin dan Rizal Parumpa,” bebernya.
Dalam pelaksanaan muscab itu mereka hanya memilih formatur. “Jadi pemilihan tetap melalui formatur, satu dari DPP, satu DPW dan lebihnya dari DPC yang jumlahnya antara lima hingga tujuh orang formatur.
Kabupaten/kota yang formaturnya tujuh orang, adalah daerah yang memiliki lebih dari 15 kecamatan seperti Makassar (15 kecamatan), Kabupaten Gowa (18 kecamatan), kabupaten Bone (27 kecamatan), Kabupaten Luwu (22 kecamatan), Tana Toraja (19 kecamatan), Toraja utara (21 kecamatan).
Sementara selebihnya dibawa 15 kecamatan maka pemilihan ketua DPC hanya 5 formatur saja. (rif)
