Site icon Berita Kota Makassar

Pengamat Nilai Syamsari Harus Kerja Keras

MAKASSAR, BKM–Bupati Takalar Syamsari Kitta secara berulang menyampaikan bila dirinya tidak akan maju di pemilihan bupati (pilbup), namun akan fokus untuk maju di pemilu legislatif (pileg) Februari 2024 nanti.

Pernyataan Syamsari mendapat tanggapan dari pemerhati politik dari Indeks Politika Indonesia Suwadi Idris Amir. Suwadi menanggapi pernyataan Syamsari yang tidak ingin maju di pilbup Takalar November 2024 mendatang.
Menurut Suwadi, Syamsari berani berkata begitu sebab pemilu legislatif lebih dulu dilaksanakan, yaitu dibulan Februari 2024, sedangkan pemilihan bupati (pilbup) baru dilaksanakan November 2024, “Artinya Syamsari fokus ke pileg dulu untuk bantu Gelora, itu wajar saja karena momentum pileg lebih dulu. Namun jika Syamsari gagal lolos ke senayan saat maju di pileg Februari, maka kemungkinan besar dia akan maju di pilkada November 2024,”ujar Suwadi, Senin (5/7).
Suwadi menggambarkan bila apapun target Syamsari Kitta dirinya masih ragu, sebab dia termasuk bupati minim prestasi.

Janji-janji politik Syamsari belum berjalan baik, dan Juga Syamsari dianggap kurang baik merawat jaringan tim suksesnya dan relawannya saat dia maju 2017 lalu. “Artinya prestasi yang minim dan tidak bagus merawat jaringan membuat Syamsari Kitta harus bekerja keras, baik di pileg Februari maupun di Pilkada november 2024 nanti,” tutur Suwadi Hal yang sama diungkap Direktur Utama Suara Nasionalis Indonesia (SNI) Suanto Buang. Menurutnya Kabupaten Takalar dibawah kepemimpinan Syamsari tidak memperlihatkan kemajuan. Pembangunan tidak jelas, program ke masyarakat juga tidak jelas. Padahal Takalar ini kaya sumberdaya alam, laut panjang dari perbatasan makassar hingga jeneponto tidak mampu diolah baik untuk membantu masyarakat nelayan, dan begitupun sektor pertanian terlihat hanya jalan ditempat saja.

“Kondisi seperti itu membuat Syamsari akan kerja keras menghadapi Pileg maupun pilkada Takalar 2024,”papar Suanto Buang. (rif)

Exit mobile version