MAKASSAR, BKM– Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menggukuhkan dua guru besar yakni Prof Ahmad, dan Prof Hj Andi Tenri Ampa pada rapat senat luar biasa yang berlangsung di Gedung Balai Sidang Muktamar Kampus Unismuh Makassar, Sabtu (10/7).
Acara pengukuhan dirangkaikan pemberian penghargaan kepada tokoh pendidikan yang selama ini banyak memberikan kontribusi terhadap perkembangan pendidikan di Unismuh Makassar.
Menurut Rektor Unismuh Makassar, Prof Ambo Asse, pada acara rapat senat luar biasa ini, Unismuh kembali menghasilkan dua guru besar yang ditotaal ada sebnyak 15 guru besar, Lektor Kepala itu 86 orang dan Lektor sebanyak 213 orang.
“Semoga kedepan kita bisa menambah guru besar kita, karena keterlibatan guru besar di dalam kampus sangat mempengaruhi kualitas pendidikan yang akan diterima oleh mahasiswa baik S1 maupun S2 dan kita punya 15 guru besar saat ini,” ungkapnya.
Selain itu, penandatanganan MoU antara Unismuh dengan tiga lembaga, yakni Direktur Pemasaran dan Syariah PT Bank Sulselbar Syariah, Direktur Pegadaian Sulawesi dan Maluku serta dengan Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulsel.
“Jika guru besar banyak di perguruan tinggi berarti itu memperlihatkan bahwa kesiapan memberi pelayanan yang baik dan berkualitas kepada mahasiswa. Yang lain itu masih ada asisten ahli dan ini harus kita pacu untuk bisa lebih lagi,” jelasnya.
Dengan bertambahnya guru besar di kampus akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat kampus atau khalayak agar memberikan kepercayaan besar dalam mendidik dan mengembangkan kemampuan mahasiswa dan alumni.
Sementara itu, Ketua LLDIKTI Wil. IX Sulawesi, Prof Jasruddin, memberikan selamat kepada dua guru besar Unismuh yang dikukuhkan, kemudian Prof Jas juga memperkenalkan kedua keluarga guru besar yang dikukuhkan. “Saya ucapkan selamat kepada dua guru besar unismuh yang hari ini dikukuhkan, selamat bekerja kedepannya membangun Unismuh,” tuturnya. (ita)
