Site icon Berita Kota Makassar

Proyek Pengadaan Sumur Bor Gagal Rampung

TAKALAR, BKM — Sebuah proyek milik Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Takalar, yakni proyek pengadaan sumur bor dalam terlindungi yang tersebar di tiga kelurahan di Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel), disorot warga setempat. Karena proyek yang dianggap gagal rampung tersebut belum dapat dinikmati hasilnya. Akibatnya warga Kecamatan Polsel kecewa

Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp1,1 miliar itu dikerjakan CV Zahra Utama Konstruksi. Proyek ini disebar di tiga kelurahan, masing masing Kelurahan Rajaya, Kelurahan Canrego, dan Kelurahan Bontokadatto.
Berdasarkan papan bicara proyek, kegiatan sumur bor itu berakhir masa kontraknya bulan Juni lalu. Dan sampai saat ini proyek tersebut belum dapat dimanfaatkan warga,” kata Sahabudin Daeng Tarru warga setempat.
Selain terkesan, proyek pengadaan sumur bor tersebut telah ditelantarkan pihak CV Zahra Utama Konstruksi, proyek tersebut juga dianggap warga sebagai proyek mubazir.

Sahabuddin Jaya bersama sejumlah warga di wilayah tersebut meminta aparat kepolisian resort (Polres) Takalar untuk melakukan pemeriksaan terhadap pihak CV Zahra Utama Konstruksi sebagai pihak penyedia jasa dan sejumlah pihak yang terlibat dalam pekerjaan tersebut.
Hal tersebut disampaikan warga lantaran proyek yang menelan dana sebesar Rp1,1 miliar dianggap sebagai ajang untuk melakukan tindak pidana korupsi.

”Kami berharap polisi melakukan penyelidikan atas proyek tersebut. Kuat dugaan proyek tersebut telah menjadi ajang korupsi,” pinta warga Polsel lainnya.
Terpisah, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Takalar melalui Kepala Seksi Air Bersih, Air Limbah, dan Drainase, Tamaluddin, saat dikonfirmasi, akhir pekan kemarin, sekaitan proyek pengadaan sumur bor terlindungi membenarkan keberadaan proyek tersebut belum rampung.

”Memang belum rampung kegiatan itu. Sisa sambungan pipa air ke rumah warga yang belum terpasang. Nanti saya sampaikan hal ini ke pihak rekanan,” kata Tamaluddin selaku penanggung jawab kegiatan. (ira/c)

Exit mobile version