SOPPENG, BKM — Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak menyerahkan sekaligus meresmikan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PANSIMAS) III TA 2021 di Aula Kantor Desa Congko Kecamatan Marioriawa, Senin (12/7).
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati. Sebelum diresmikan, terlebih dulu dilakukan penyerahan program PAMSIMAS dari Ketua Kelompok Kesewadayaan Masyarakat (KKM) Puncak Baramming Kastahar kepada Bupati soppeng, selanjutnya diserahkan kepada pengurus kelompok pengelola sarana prasarana air minum sanitasi (KP-SPAMS).
Ketua KKM Puncak Baramming, Kastahar melaporkan program PAMSIMAS III Desa Congko Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng Tahun 2021 dengan total anggaran sebesar Rp 367.111.000,-
Anggaran tersebut bersumber dari dana APBN, APBDdes, dana Non Sharing APBDdes, dana incash masyarakat, dana inkind gotong royong masyarakat.
Kegiatan fisik yang terealisasi penangkapan mata air satu unit rumah pompa 1unitfilter (penyaring air) dua unit pengadaan pompa, satu paket pemasangan PLN, satu paket reservior satu unit, kran umum satu unit, sarana cuci tangan satu unit pengadaan dan pemasangan pipa kurang lebih 2KM.
Hingga kini jumlah rumah yang telah dipasangi sambungan rumah (sr) sebanyak 10 yang merupakan sumbangan dari Kades Congko.
Bupati Soppeng HAKaswadi Razak mengatakan program Pamsimas merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan akses penduduk pedesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat.
Program pamsimas III dilakukan untuk mendukung dua agenda nasional untuk meningkatkan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan.
“Program Pamsimas melibatkan seluruh pemangku kepentingan dari semua unsur dan pihak pemerintah termasuk pemerintah pusat, Pemkab dan Pemdes, masyarakat dan non- pemerintahan termasuk pihak swasta , BUMN dan BUMD,” ujar Kaswadi.
Kaswadi mengatakan setelah terbangunnya sarana dan prasarana air bersih dan sarana sanitasi melalui program Pamsimas, diharapkan pemeliharaan dan pengelolaannya, agar tetap berfungsi dengan baik dan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah desa, masyarakat juga kelompok pengelola sarana prasarana air minum sanitasi (KP-SPAMS) sehingga tetap berfungsi dengan baik. (ono/C)
