TAKALAR, BKM–Mantan ketua Gapensi Sulsel Zulkarnain Arief berpeluang maju di pemilihan bupati (pilbup) Takalar melalui usungan Partai Golkar.
Hal ini lantaran Zulkarnain yang pernah tercatat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulsel akan terpilih secara aklamasi lantaran rivalnya yakni Fachruddin Ranga mengundurkan diri sebelum pelaksanaan musyawarah daerah (musda) Golkar X yang akan dihelat pekan depan.
Jika Zulkarnain maju di pilbup, maka siap siap menghadapi Syamsari Kitta, Achmad Daeng Sere, Hengki Yasin hingga Burhanuddin Baharuddin.
Tak hanya itu, juga ada nama kakak kandung Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Firdaus Daeng Manye dan politisi Gerindra Indar Jaya.
Dalam sejumlah kesempatan, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe (TP) menegaskan ketua beringin harus punya ambisi politik memenangkan agenda politik di 2024. Mulai dari pileg hingga pilkada.
Hal itu disampaikan TP setiap kali membuka musda Golkar kabupaten kota Sulsel.
Dalam 15 musda Golkar kabupaten kota, TP mendorong hampir seluruh ketua terpilih maju calon kepala daerah di pilkada serentak 2024.
“Harga mati Golkar harus merebut bupati di 2024. Tidak bisa tidak. Kita jalankan komitmen kita,” kata TP dalam musda Golkar Sinjai, Sabtu (26/6) malam lalu.
Saat ini Golkar adalah pemenang kedua pemilu legislatif 2019 di Kabupaten Takalar. Golkar mengontrol 4 kursi, hanya kalah dari PKS 5 kursi.
Pilbup Takalar berpeluang tidak diikuti Syamsari Kitta. Hal itu dikarenakan masa jabatan pasangan bupati dan wakil bupati Syamsari Kitta-Achmad Dg Se’re akan berakhir pada 2022 mendatang. Sementara pilbup Takalar baru akan digelar pada 2024. (rif)
