BONE, BKM — Sesuatu hal yang membanggakan ditunjukkan oleh dai Polri dan dai PD IDMI Bone di Poso Sulawesi Tengah.
Berangkat dengan niat dakwah dan menebarkan kebaikan dan kesejukan ditengah masyarakat, empat orang personel Dai Polri dan Dai PD IDMI Bone dipercaya memberikan ceramah dan juga pembinaan kepada warga di Kampung Tamanjeka, Dusun Rata Lemba, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah akhir pekan lalu.
Dalam tim Dai Polri BKO Ops Madago Raya III tersebut terdapat dua personel kebanggaan Sat Binmas Polre Bone, satu personel Dit Binmas Polda Sulsel dan satu personel Polda Gorontalo.
Mereka adalah Iptu Atmal Fauzi, SH, Kapolsek Tapa Polda Gorontalo, alumni Ponpes Alkhairat Palu Tahun 1992.
Dua personel Polres Bone yaitu Aipda A Syarif Alqadri AR yang akrab disapa Ustadz Pelita yang sehari hari sebagai Kaurmintu Binmas Polres Bone, Polda Sulsel masih menyempatkan diri sebagai salah seorang pengasuh Pondok Pesantren dan Tahfidz Quran Wifa Lona Bone, membina beberapa majelis taklim (BKMT) di Kabupaten Bone, juga aktif berdakwah sebagai dai dan pengurus Pimpinan Daerah Ikatan Dai Muda Indonesia (PD IDMI) Kabupaten Bone.
Selain itu ada Bripka Agus Salim yang akrab disapa Buas (Bukan Ustadz Agus Salim) anggota unit Bhabinkamtibmas Sat Binmas Polres Bone pembina Komunitas Idaman (Iman dan Amal mewujudkan aman negriku) dengan program galibu (Gerakan Sedekah Lima Ribu).
Sementata Dari Dit Binmas Polda sulsel ada Bripka Muhammad Hilal, SH pimpinan Rumah Yatim Pondok Tahfidz Al Hilal dan Korwil KPK (Komunitas Pendakwah Keren) Sulsel.
Ustad Basri, Imam Masjid Nurul Huda Tamanjeka menanggapi kehadiran Dai Polri dan dai IDMI dengan positif.
“Kami mengapresiasi polisi yang datang membawa kesejukan ditengah masyarakat dengan pendekatan dakwah serta pendekatan kepada masyarakat dengan humanis,” ungkap ustadz Basri. (rls)

