Site icon Berita Kota Makassar

Dewan Minta Keruk TPI Rajawali

MAKASSAR, BKM–Tempat pelelangan ikan (TPI) Rajawali mulai mengalami pendangkalan. Kondisi ini membuat para nelayan kesulitan dalam penyuplaian ikan di lokasi tersebut.
Dewan pun telah mengusulkan ke Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar untuk segera dilakukan pengerukan.
Hal ini diungkapkan anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo. Ia mengaku mendapat laporan tersebut dari masyarakat saat dirinya melakukan reses.

Ia menambahkan, perairan di wilayah TPI Rajawali semakin lama semakin mengalami pendangkalan. Hal ini mengakibatkan kapal-kapal yang ingin bersandar di TPI tersebut menjadi kesulitan.
Para nelayan di sana dikatakannya, menjadi enggan menyandarkan kapalnya karena takut karam dan berpotensi rusak. Akibatnya, mereka semakin kesulitan dalam menyuplai ikan ke tempat pelelangan tersebut.
“TPI Rajawali menjadi masalah. Menurut nelayan di sana terjadi pendangkalan. Sehingga kapal-kapal yang ingin menyuplai ikan tidak bisa dilakukan,” kata Hasanuddin.
Sulitnya kapal bersandar di TPI tersebut, membuat beberapa nelayan memilih menyandarkan kapalnya di tempat lain. Akibatnya, operasional para nelayan juga semakin bertambah.
Operasional yang semakin membengkak membuat para nelayan tak punya pilihan untuk menaikkan harga ikan dibanding sebelumnya. Tentu hal ini dikatakan legislator PAN ini sangat merugikan semua pihak.
“Kalau dilakukan jauh dari pelelangan ini, pasti operasionalnya meningkat. Hingga harga ikan akan meningkat pula. Apalagi di pandemi ini,” tambahnya.

Hasanuddin pun mengakui, pihaknya telah menyampaikan ke Dinas PU Kota Makassar untuk ditindaki. TPI Rajawali dikatakannya akan segera dilakukan pengerukan.
“Jadi telah disampaikan ke Dinas PU untuk segerap dikeruk. Semoga bisa cepat dilaksanakan dan aktifitas nelayan tidak memiliki hambatan lagi,” tutupnya.(nug)

Exit mobile version