GOWA, BKM — Tiga pasang remaja sedang pacaran terjaring razia PPKM Mikro di lapangan Sultan Hasanuddin, Sungguminasa, Minggu malam (11/7). Ketiganya kedapatan masih berada di lapangan Sultan Hasanuddin dengan kondisi samar-samar tanpa penerangan. Keenam remaja ini ditemukan sekitar pukul 20.00 Wita.
Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni yang memimpin razia ini langsung memberikan sanksi sosial.
”Di taman Sultan Hasanuddin, kita dapatkan anak-anak muda yang lagi pacaran, sehingga kita memperingati dan kita memberikan hukuman push up dan melafalkan Pancasila. Semoga besok tidak terulang lagi,” papar Wabup Gowa kepada wartawan.
Usai diberi pemahaman oleh petugas PPKM mikro, keenam remaja inipun dilepaskan lalu disuruh pulang ke rumah masing-masing.
Setelah menjelajah tempat-tempat yang dipastikan sasaran kumpul masyarakat, Wabup Gowa bersama timnya langsung menyasar rumah ibadah di kawasan ibukota Kabupatan Gowa.
Diakui, pada malam kedua ini masih ada beberapa warga yang ditemui di area tempat ibadah tidak mengenakan masker. Kebanyakan dari mereka berdalih lupa.
”Di Masjid Agung Syekh Yusuf tadi kita temukan sepasang kekasih yang salah satu di antaranya tidak mengenakan masker. Juga satu lagi masyarakat yang tidak mengenakan masker,” ujarnya.
Rauf menegaskan kepada para pelanggar jika masih mengabaikan peraturan PPKM mikro, maka pihaknya akan memberikan sanksi berat sesuai Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2020.
”Tentu kita menyampaikan bahwa bilamana didapatkan kembali maka kita akan memberikan hukuman lebih berat. Tentu sanksi yang kita berikan itu bertahap sesuai pelanggarannya,” tegas Rauf.
Sejumlah lokasi yang dikunjungi Wabup Gowa bersama Forkopimda yang tergabung dalam tim 2, yakni Masjid Agung Syekh Yusuf, Gereja Katolik Simon Petrus di Jalan Mangka Daeng Bombong dan juga fasilitas umum yakni Taman Sultan Hasanuddin. (sar)
