MAKASSAR, BKM–Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Selatan baru saja menerima masukan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) agar menunda pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) untuk PAC di 24 Kabupaten Kota.
Ketua DPW PPP Sulsel, Imam Fauzan AU mengatakan, muscab yang rencananya digelar 24 Juli ini ditunda lantaran virus corona atau covid-19 di Sulsel semakin menjadi-jadi dan akan digelar pada Agustus mendatang.
“Muscab untuk 24 PAC kita tunda sampai 10 Agustus, karena di jakarta juga menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),” ucap Imam Fauzan dihadapan awak media, Kamis (15/7).
Tak hanya itu, Imam Fauzan yang juga ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel ini juga mengatakan, selain persiapan muscab, dirinya juga diminta oleh DPP untuk mengisi PAC yang kosong.
“Muscab ditunda dan juga kami biberi waktu untuk membenahi PAC yang kosong. Kan ada yang kosong, karena sakit dan telah meninggal “kata Imam Fauzan.
Imam menandaskan, penundaan muscab ini tidak akan mempengaruhi verifikasi partai politik pada desember mendatang, karena ia hanya diberi waktu dua bulan untuk menyelesaikan muscab.
“Ini tidak akan menjadi sandungan di verifikasi parpol mendatang karena ini hanya sebentar, kami hanya diberi waktu dua bulan,”tuturnya.
Hingga kini, Imam Fauzan dan pengurus DPW PPP Sulsel lainnya belum dilantik oleh DPP. Namun putra sulung ketua Fraksi PPP DPR RI Dr HM Amir Uskara ini mengungkapkan bila DPP akan melantik sekaligus usai muscab. “Kemungkina kami di DPW akan dilantik bersama dengan pengurus DPC usai muscab”pungkasnya. (rif)
