BULUKUMBA, BKM — Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah di Kabupaten Bulukumba, mulai dilaksanakan, Senin (26/7) tingkat SD, SMP, maupun tingkat SMA.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba, Akhmad Januaris mengatakan tidak semua sekolah bisa melaksanakan PTM. Hanya sekolah yang letaknya di zona kuning dan hijau penyebaran Covid-19 yang boleh melaksanakan PTM. Dalam satu ruangan hanya boleh diisi 30 persen dari total jumlah siswa.
“Alhamdulillah kita sudah laksanakan PTM dengan penerapan Prokes ketat. Ini untuk sekolah zona hijau dan kuning saja,” ujar Akhmad.
Sementara untuk yang berada di zona merah dan orange masih belum diperbolehkan untuk PTM. Seperti dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bulukumba yakni SMPN 1 dan SMPN 2 Bulukumba.
Wabup Andi Edy Manaf memantau langsung pelaksanaan PTM perdana tersebut. Edy mengunjungi beberapa sekolah, seperti SDN 2 Terang-Terang, SMPN 10, dan juga SMAN 1 Bulukumba.
Edy berharap agar pihak sekolah bisa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dalam proses PTM ini.
“Iya, kita sudah lakukan PTM. Ini juga berdasarkan edaran bupati. Dan ini hanya berlaku untuk daerah yang masuk zona hijau dan kuning,” kata Edy Manaf.
Edy meminta seluruh pelajar untuk langsung kembali ke rumah masing-masing setelah pembelajaran di sekolah selesai.
Edy mengecek kesiapan sekolah untuk pelaksanaan PTM, seperti wadah cuci tangan apakah berfungsi baik atau tidak.
“Varian delta sangat berbahaya. Makanya kita harus sama-sama waspada. Dan mari kita sama-sama berdoa semoga pandemi ini segera berlalu,” imbuhnya. (min/C)
