ENREKANG, BKM — Rencana Pemkab Enrekang melaksanakan pembelajaran langsung dengan metode tatap muka yang direncanakan awal Agustus terpaksa dibatalkan kembali, lantaran terjadi ledakan kasus baru Covid-19 di Kabuapten Enrekang.
“Rencana sekolah tatap muka yang akan dilakukan awal Agustus mendatang batal dilakukan karena Enrekang kembali masuk kategori zona orange,” ujar Kadis Dikbud Enrekang Jumurdin di Ruang tunggu Gedung DPRD Enrekang.
Ia mengatakan, rencana sekolah tatap muka bagi SD dan SMP sudah dipersiapkan sosialisasinya. Bagi daerah yang masuk kategori zona kuning tatap buka diberikan tiga hari pertemuan dalam satu minggu yakni hari Senin, Rabu dan Jumat. Selasa dan Kamis siswa belajar di ruang terbuka sekolah alam.
“Sekolah tatap muka yang direncanakan tiga kali pertemuan dalam seminggu. Lita menunggu kabar dan arahan lebih lanjut dari Tim Satgas Covit-19,” jelas Jumurdin.
Kadis Kesehatan Enrekang Sutrisno membenarkan kini Enrekang berubah status dari zona kuning menjadi zona orange akibat terjadi ledakan kasus baru yang bertambah 20 orang saat dilakukan tes Swab dan hasil RT-PCRnya oleh Satgas. Atas dasar inilah sehingga Enrekang kembali masuk zona orange yang sebelumnya zona kuning. (her/C)

