MAKASSAR, BKM — Enam orang yang diduga merupakan pelaku pengeroyokan mengakibatkan korbannya meninggal dunia, berhasil digulung tim gabungan Reskrim Polsek Manggala diback up tim Jatanras Polrestabes dan Resmob Polda Sulsel.
Mereka enam orang terduga pelaku, diamankan dari hasil penyelidikan tim gabungan kepolisian. Bahkan, polisi masih melakukan pengembangan kasus ini untuk mengungkap peran masing-masing terduga pelaku serta keterlibatan lainnya.
Kapolsek Manggala, Kompol Edhy Supriyadi Idrus, menyebutkan, sudah ada enam orang terduga pelaku pengeroyokan menyebabkan korban bernama Syahrul meninggal dunia sudah diamankan.
”Ada enam orang terduga pelaku saat ini diamankan setelah sebelumnya tim gabungan turun menyelidiki kasus pengeroyokan tersebut. Mereka terduga pelaku dimintai keterangannya untuk diketahui peranan mereka dan motif mereka mengeroyok korban. Bahkan tim gabungan masih melakukan pengembangan,” kata Kapolsek.
Kendati demikian, Kapolsek enggan menyebutkan identitas keenam orang terduga pelaku yang diamankan tersebut lantaran pihaknya masih melakukan pengembangan.
”Kami masih melakukan pengembangan terhadap terduga pelaku lainnya. Aksi pengeroyokan diduga lebih dari enam orang pelaku. Doakan kami agar dimuluskan dalam proses penyelidikan dan penyidikan kasus ini. Insya Allah sebuah kebenaran akan terungkap,” ujar Kapolsek.
Sebelumnya, korban yang kesehariannya bekerja sebagai juru parkir (Jukir), dikeroyok pada Rabu (28/7), tepatnya di waduk tunggu Pampang, Kecamatan Manggala. Saat itu, korban yang sementara seorang diri dihampiri pemotor berboncengan.
Kemudian salah seorang dari pemotor itu langsung menyerang korban menggunakan sebilah parang. Korban pun sempoyongan dan seketika roboh.
”Jadi menurut pengakuan sementara terduga pelaku, ia mengungkapkan bahwa aksi pengeroyokan dilakukan itu buntut dari penghadangan yang dilakukan pemotor terhadap pelaku di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pelaku kala itu terlibat perkelahian dengan pemotor yang mencegatnya. Karena terduga pelaku merasa tidak puas, sehingga melibatkan rekannya mendatangi lokasi kejadian,” kata Kapolsek, Kamis (29/7).
Setiba di lokasi, tambahnya, pelaku yang dilengkapi senjata tajam mencari pemotor yang mencegatnya. Saat itulah korban bernasib nahas kala seorang diri sembari langsung diserang pelaku hingga akhirnya korban meregang nyawa di TKP. (ish/b)
