BULUKUMBA, BKM β Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf memberikan atensi yang sangat serius terhadap perkembangan kasus penularan covid-19. Tidak tanggung-tanggung, seluruh jajaran Dinas Kesehatan, khususnya Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) diinsruksikan untuk siaga satu menghadapi ledakan kasus Covid-19. Kepala Puskesmas diminta untuk melakukan aksi grebek Covid-19 di wilayahnya masing-masing.
Sebanyak 20 kepala Puskesmas di Kabupaten Bulukumba dikumpulkan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Kamis sore (29/7). Mereka mendapatkan pengarahan khusus dari Andi Utta, panggilan untuk Muchtar Ali Yusuf. Ia didampingi Pj Sekkab Misbawati A Wawo, dan Kepala Dinas Kesehatan Wahyuni.
Andi Utta meminta seluruh jajaran Puskesmas untuk bersiap siaga dengan ledakan kasus yang terjadi akhir-akhir ini. Diakui, ada peningkatan jumlah kasus, dan beberapa wilayah masuk zona merah. βIni yang harus kita cegah agar tidak meluas,β ujarnya.
Tracing, testing dan treathment harus dilakukan secara massif dengan menyasar masyarakat yang kemungkinan ada kontak erat. Mata rantai penularan harus diputus. Kampanye dan edukasi protokol kesehatan juga harus lebih digencarkan.
Para kepala Puskesmas harus berkoordinasi dengan pihak pemerintah setempat, dalam hal ini kepala desa dan lurah untuk melakukan pemantauan kepada warga masyarakat. Juga mengaktifkan pelaporan secara berjenjang dengan berkoordinasi Bhabinkatibmas dan Babinsa setempat.
Sebelumnya, bupati dan wabup juga telah mengumpulkan para camat dalam rangka melakukan antisipasi terhadap perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten Bulukumba. (min/c)
