Site icon Berita Kota Makassar

136 Imam Desa Terima BPJS Ketenagakerjaan

BULUKUMBA, BKM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bulukumba bekerjasama BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bulukumba melaunching program BPJS Ketenagakerjaan bagi Imam Desa/Kelurahan, serta program “Kita Jaga Kyai” yang merupakan program Nasional Baznas RI di Pendopo Rujab Bupati, Rabu (4/8) kemarin.

Acara peluncuran program tersebut dihadiri Bupati Bulukumba HA Muchtar Ali Yusuf didampingi Wabup HA Edy Manaf, Plh. Sekkab A. Misbawati A Wawo, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bulukumba Muliati Nasrum dan unsur Forkopinda.
Ketua Baznas Bulukumba Muh. Yusuf Shandy, memaparkan jaminan sosial berupa BPJS Ketenagakerjaan untuk 136 Imam Desa/Kelurahan, setiap bulannya akan dibayarkan oleh Baznas Kabupaten Bulukumba, yang mana hal tersebut merupakan salah satu bentuk perlindungan sosial dari Baznas kepada para pelayan umat. Disamping itu, Program “Kita Jaga Kyai” juga merupaka upaya perlindungan Baznas guna untuk meningkatkan imun para kyai dan ulama.
“Paket imun yang diberikan Baznas berisikan makanan dan minuman herbal, vitamin, hand sanitizer, serta masker,” ujar Yusuf.
Sementara Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf mengapresiasi Baznas Bulukumba dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah berkolaborasi membantu memberikan jaminan dan perlindungan bagi para Imam yang ada diseluruh Desa dan Kelurahan di Bulukumba.

Imam Desa dan Kelurahan merupakan salah satu pranata sosial yang memiliki peran vitan dan strategis dalam pembinaan kemasyarakatan. Sebab biasanya yang menjadi Imam Desa merupakan tokoh masyarakat yang menjadi panutan di wilayah suatu daerah sehingga para Imam desa berperan penting dalam kehidupan kemasyarakatan.
“Jika pak imam desa tidak ada, maka hajatan atau acara tersebut dinilai kurang sempurna,” ucap Andi Utta.
Selain itu Bupati menghimbau khususnya kepada para Imam Desa, disituasi pandemi saat ini diharapkan untuk menyampaikan kepada masyarakat agar memberikan pemahaman tentang covid-19 serta terus mensosialisaikan betapa pentingnya menerapkan protokol kesehatan pada setiap kesempatan demi mencegah penularan covid-19.
“Saya mau menitipkan pesan, kiranya disetiap hari jum’at atau mungkin ada acara keagamaan lainnya, tolong titipkan 30 persen durasinya untuk menyampaikan kepada masyarakat agar memberikan pemahaman tentang covid dan resikonya, kiranya tolong bantu saya,” tutur Bupati. (min/C)

Exit mobile version