Site icon Berita Kota Makassar

JRM: Gandasil Laboratorium Pertanian Kopi Toraja

MAKALE, BKM–Politisi Partai Golkar yang juga Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan John Rende Mangontan (JRM) menggelar kegiatan ‘Sosialisasi Program Desa Berinovasi Pengembangan Pasca Panen Kopi Arabika Produk Unggulan Tana Toraja”, di Sentra Kopi Toraja di Gandangbatu Sillanan (Gandasil) sejak Kamis hingga Minggu (8/8).
JRM yang juga mantan pengusaha Papua ini memiliki tekad untuk meningkatkan produksi maupun memajukan mutu dan kualitas kopi arabika Toraja, serta meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Niat baik JRM diwujudkan dengan membantu material pembangunan Rumah Pengering (RM) Koperasi Petani Kopi Toraja (Kopinta), saat peletakan batu pertama pembangunan RM.
“Hari ini saya hadir memberikan motivasi dan dukungan kepada usaha kopi Toraja di Gandang Batu Sillanan dengan harapan dapat memberi dampak positif kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan petani Kopi serta memberi dampak peningkatan PAD,”ujar JRM.
Menurut JRM yang juga Ketua Bapera Sulsel ini, bila Covid-19 sudah bersahabat, maka waktu dekat petani kopi dan industri kopi Toraja akan berangkat ke lima negara mengikuti pameran dan penandatanganan MOU pemasaran kopi Toraja kedepan.

“Tanggungjawab saya sebagai anggota DPR Provinsi Sulsel dari Dapil X Tana Toraja dan Toraja Utara, dimana masyarakat memberikan kepercayaan, kepentingan dan keperluannya senantiasa saya perjuangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Trims Bung Ophir Sumule telah mengundang dan mengajak saya ke unit koperasi Kopita di lembang Gandang Batu,”janji JRM.
Ditambahkan bila partisipasi dirinya mendukung mutu dan produksi kopi kerap terkendala cuaca, bantuan material membangun rumah pengering kopi tehnologi solarsel tentunya tidak seberapa kepada Kopinta di Pedallean Lembang Gandangbatu Kecamatan Gandasil.
“Kita terus mendukung kebijakan anggaran demi mendorong kesejahteraan petani kopi dan pendapatan asli daerah. Apalagi program pemerintahan Theo Zadrak menjadikan Gandangbatu Sillanan sebagai sentra dan Laboratorium Pertanian Kopi,” imbuh JRM (gus/rif/c).

Exit mobile version