Site icon Berita Kota Makassar

Maros Miliki 25 Sekolah Digital

MAROS, BKM — Bupati Maros, AS Chaidir Syam, melaunching 25 sekolah digital tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Maros. Launching dipusatkan di SMPN 16 Mandai. Bupati Maros, Chaidir Syam, dalam sambutannya mengatakan, sekolah digital merupakan lembaga pendidikan yang mengaplikasikan sistem pendidikan, pembelajaran, dan sistem manajemen yang terdigitalisasi.

”Program sekolah digital menjadi salah satu terobosan yang mulai diadopsi sejumlah sekolah untuk tetap relevan dengan perkembangan zaman. Terlebih di era pandemi Covid-19 ini, tentu sekolah berbasis digital akan sangat membantu siswa dalam menerima pembelajaran,” ujar Chaidir.
Chaidir berharap, dengan mulai menerapkan program digitalisasi sekolah guna menghadapi revolusi 4.0, siswa mulai terbiasa menggunakan sistem pembelajaran digital.
”Semoga dengan diterapkannya program digitalisasi sekolah, seluruh siswa dapat menjadi lebih mandiri dengan mencari sumber pengetahuannya secara mandiri,” kata Chaidir.
Dalam launching tersebut, Chaidir didampingi Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari dan anggota DPRD Maros, Irfan AB, Kepala LPMP, Halim Muharam, dan Kadis Pendidikan Maros.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Maros, H Takdir, mengatakan, program sekolah digital terdiri dari website Dinas Pendidikan, pelaporan aset dan manajemen online, website sekolah, perpustakaan digital, absensi guru dan siswa, media pembelajaran, hingga simulasi lomba mata pelajaran.
”Akun pembelajaran teraktivasi yang berhasil menjadi peringkat 8 nasional dan peringkat 2 tingkat Sulawesi Selatan,” ujar Takdir.

Dalam kesempatan ini, Pemkab Maros juga mendapatkan penghargaan dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) atas pelaksanaan pembelajaran tatap muka berbasis digital dalam era pandemi Covid-19. Penghargaan diserahkan langsung Kepala LPMP Provinsi Sulsel, Halim Muharam dirangkaikan dengan penyerahan bantuan perlengkapan sekolah untuk 10 siswa SMP 16 yang kurang mampu dari LPMP Sulsel.(ari/c)

Exit mobile version