GOWA, BKM — Kurun dua pekan terakhir, stok vaksin di Kabupaten Gowa menipis. Karenanya, banyak warga yang sudah datang ke tempat pelayanan vaksin, namun kembali tanpa divaksin.
Seperti sejumlah pelajar yang sedianya divaksin di kegiatan vaksinasi massal yang dilakukan di gedung Mulya Samata, Kabupaten Gowa beberapa hari lalu terpaksa pulang tanpa diinjeksi lantaran vaksin habis.
Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, dr Gaffar yang dikonfirmasi, Minggu siang (8/8) via pesan WhatsApp, membenarkan jika stok vaksin di Gowa memang menipis. Namun hal itu hanya berlangsung tidak lama. Sebab pekan depan ratusan vial vaksin akan kembali tiba di Gowa.
”Iya, vaksinnya sudah datang dan kemarin sudah diterima Dinkes provinsi. Insya Allah hari Senin besok (kemarin, red) atau paling lambat Rabu, vaksin ini kita terima,” kata Gaffar yang juga juru bicara Satgas Gugus Tugas Penanganan Covid19 Kabupaten Gowa.
Vaksin yang akan diterima Pemkab Gowa melalui Dinkes Gowa sebanyak 898 vial masing-masing terbagi moderna untuk nakes 94 vial, untuk Depag 10 vial dan untuk dinas 794 vial. Dikatakan Gaffar, satu vial bisa disuntikkan kepada 10 orang. Sehingga jika 794 vial (untuk dinas) berisi 7.940 dosis atau jika ditotalkan dengan jatah nakes dan Depag maka mencapai 8.980 dosis.
Saat ini, untuk Gowa warga yang sudah tervaksin untuk dosis pertama mencapai 65.975 orang dan 28.038 orang menunggu dosis kedua.
”Semoga vaksin bisa segera kita terima Senin atau paling lambat Rabu,” jelas dr Gaffar. (sar)

