TAKALAR, BKM — Rapat rutin Tim Penggerak PKK tingkat kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan, dirangkaikan dengan penanaman tanaman hias dan bersih-bersih pantai yang berlangsung di Pantai Jamarang, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Selasa (10/8)
Ketua TP PKK Takalar, Hj Irma Andriani, memandu langsung prosesi penamanan serta aksi bersih-bersih pantai yang diawali dengan senam bersama tersebut. Rapat rutin digelar setiap bulan sebagai sarana bersilaturahmi. Juga menjadi ajang koordinasi dan evaluasi program kerja yang telah disusun serta untuk kapasitas para pengurus dan kader PKK.
Khusus di masa pandemi, persoalan utama masyarakat adalah adaptasi new normal yang belum tuntas. ”Kita bisa terus beraktivitas, bekerja, berkarya tapi protokol kesehatan harus ditegakkan. Khususnya sampaikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pengendalian Covid-1. Karena sampah yang berserakan adalah sumber penyakit baik itu Covid atau penyakit lainnya. Jika kita sakit, maka tentu Covid 19 itu akan lebih mudah berkembangbiak dalam tubuh kita. Akhirnya memperparah gejala Covidnya,” imbuhnya.
Untuk mendukung program Bupati Takalar, H Syamsari Kitta, yaitu program Takalar menuju zero waste, para ketua TP PKK se-Kabupaten Takalar dan pengurus TP PKK kabupaten melakukan aksi bersih-bersih pantai dan menanam kembang.
TP PKK Kabupaten Takalar diminta meniru perilaku lebah, mereka terbang untuk mengisap sari tanaman (yang manis), mereka pun menghasilkan madu ( yang manis), jadi kemanapun PKK bergerak maka disitu ada ilmu dan pengalaman yg diserap dan pada saat yang sama meninggalkan kebaikan kepada masyarakat,” papar Hj Irma.
Hadir juga Camat Galesong Utara, Amran Torada, dan berharap sinergitas terus terjalin antara Pemkab Takalar dengan tim penggerak PKK.
”Banyak kegiatan yang ingin pemda setempat lakukan. Tetapi terkendala oleh waktu. Olehnya itu, kita mengapresiasi kerja-kerja dari PKK yang banyak memberikan kontribusi bagi pemerintah. Kami berharap ke depannya, akan banyak kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Galesong ini. Karena tentunya akan berpengaruh besar terhadap siklus ekonomi masyarakat di tengah pandemi,” paparnya. (ira/c)

