Site icon Berita Kota Makassar

Abidin Abdullah Gelar Dialog Bersama Pelajar dan Mahasiswa Pasangkayu

PASANGKAYU, BKM — Untuk melaksanakan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi, anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sulbar, Ir Abidin Abdullah melaksakan kegiatan hearing/dialog dengan mahasiswa Kabupaten Pasangkayu.
Dialog dilaksanakan di salah satu kafe di Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Minggu siang, 15 Agustus 2021. Kegiatan hearing dialog ini sendiri berlangsung dengan standar protokol kesehatan tanpa mengurangi sedikit pun jalannya diskusi antara anggota DPRD, H Abidin dan mahasisswa.
Di dalam kegiatan hearing dialog tersebut, mahasiswa dan pelajar yang semuanya melanjutkan pendidikan di ibukota Provinsi Sulbar, yakni Mamuju, menekankan kepada Abidin Abdullah agar mampu menjadi jembatan antara mahasiswa dan pelajar Pasangkayu dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu.
Utamnya dalam hal realisasi pembangunan asrama yang sudah dijanjikan Pemkab Pasangkayu, tetapi tak kunjung dibangun sampai hari ini.
”Kami pelajar dan mahasiswa Pasangkayu yang menempuh pendidikan di Mamuju mengeluhkan kepada pak dewan persoalan minimnya asrama mahasiswa di Mamuju. Ditambah lagi Pemerintah Pasangkayu yang sudah berjanji akan membangunkan asrama permanen bagi kami tetapi tak kunjung direalisasikan sampai sekarang,” ujar Rachmad.
Sedangkan menurut data, mahasiswa dan pelajar yang melanjutkan pendidikan di Mamuju sendiri adalah sekitar 300 orang. Mereka tersebar baik di perguruan tinggi maupun di SMA/SMK yang ada di Mamuju.
H Abidin Abdullah sendiri di hadapan mahasiswa menyampaikan akan berusaha mengkomunikasikan hal tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Pasangkayu terkait pembangunan asrama permanen di Mamuju.
Abidin menambahkan, pembangunan asrama bagi mahasiswa Pasangkayu di Mamuju akan membawa efek positif bagi perkembangan dunia pendidikan. Karena di sini ada kebersamaan dan juga pembentukan karakter.
”Asrama mahasisswa tidak sekadar tempat tinggal semata. Tetapi di sana tercermin identitas penghuni berasal dari daerah yang sama hingga kebiasaan individual. Dimana mampu menumbuhkan jiwa toleransi dan kebersamaan dalam membangun daerah kelak,” ujarnya di hadapan mahasiswa. (zul)

Exit mobile version