MAKASSAR, BKM — Program Holistik Pemberdayaan dan Pembinaan Desa (PHP2D) Himpunan Mahasiswa Otomotif (HMO) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar launching dan sosialisasi pelaksanaan PHP2D di Balai Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sabtu (14/8).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor (WR) III Bidang Kemahasiswanaan dan Alumni Prof Dr Sukardi Weda, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Takalar Ir H Ikbal Rasyid,MM. Daeng Situru, Kepala Desa Laikang Amir,SSos , perangkat Desa Laikang, Karang Taruna, serta masyarakat desa setempat.
Dalam kesempatan itu, WR III UNM Prof Dr Sukardi Weda mengatakan, PHP2D merupakan mitra masyarakat dalam mengembangkan potensi sumber daya yang ada, khususnya Desa Laikang. Ia juga memberi apresiasi kepada tim PHP2D HMO FT-UNM karena dapat menyelenggarakan kegiatan tersebut dalam situasi pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini.
“Sebagai mitra masyarakat Desa Laikang dalam mengembangkan potensi sumber energi yang terbarukan, saya apresiasi tim PHP2D HMO FT-UNM atas terlaksananya kegiatan ini, walaupun di tengah kondisi pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan. Harapan ke depannya agar tim dan masyarakat dapat bersinergi dalam menyukseskan program ini,” kata Prof Dr Sukardi Weda.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Takalar H Ikbal Rasyid Daeng Situru turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai Potensi Kotoran Ternak Sebagai Sumber Energi Masa Depan, dan Ketahanan Pangan dengan Pupuk Organik.
“Besar harapan kami kegiatan PHP2D tidak sampai disini saja, namun dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga Desa Laikang mampu menjadi mitra kami. Melalui kegiatan PHP2D ini, mahasiswa kami dapat mengaplikasikan pembelajaran yang telah di dapatkan dari kampus,” ungkap dosen pendamping tim PHP2D HMO FT-UNM Dr Moh Ahsan S Mandra,MT.
Pelaksanaan kegiatan PHP2D dengan melakukan pemberdayaan masyarakat Desa Laikang berbasis pemanfaatan limbah kotoran ternak menjadi biogas dan bio fertilizer untuk mendukung program energi terbarukan dan ketahanan pangan, berlangsung kurang lebih empat bulan. (rls)
