MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Golkar Sulsel Farouk M Betta tetap melakukan sosialisasi dan konsolidasi untuk meyakinkan pengurus dan kader manakala mantan Ketua DPD I Golkar Sulsel HAM Nurdin Halid (NH) masih mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk kembali maju di kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Sulsel November 2024 mendatang.
Tak hanya itu, dalam beberapa pertemuan, Farouk yang pernah tercatat sebagai Ketua DPD II Golkar Kota Makassar yakni bila elektoral NH masih tinggi karena memiliki banyak program yang tengah diperjuangkan oleh sejumlah pengurus dan kader partai berlambang pohon beringin rindang di Sulsel.
Langkah Farouk yang didampingi sang sekretaris Irwan Muin belum mendapat respon negatif dari Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe (TP).
“Komitmen kami mensolidkan golkar yang terpecah, baik pada musda maupun kebijakan yang diambil tidak sesuai dengan PO,”ujar Faruk M Betta. Minggu (15/8).
Tak hanya itu, Aru-panggilan akrab Farouk M Betta juga mengaku masih sayang dengan partai yang telah lama membesarkannya. “Itu tugas pertama kami bahwa kami sayang golkar sehingga kita berharap golkar tetap solid,”
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia yang juga Ketua Komisi II DPR RI meluangkan waktunya bertemu dengan Aru dan Irwan Muin.
Dalam pertemuan tersebut, Doli menitip pesan kepada Aru dan Irwan untuk menyolidkan Golkar apalagi kedepan akan menghadapi pesta demokrasi pemilihan kepala daerah.
“Kalau kita mau menang, Golkar harus solid. Solid saja, kita belum tentu menang apalagi jika tidak solid. Jalankan lah Partai sesuai dengan aturan main organisasi, jangan gaduh, dan kedepankan kepentingan Partai. Rangkul semua senior-senior dan sepuh Golkar serta seluruh kader,” tegas Bang Doli ke Aru dan Irwan.
Selain memberikan masukan dan pandangannya bagimana Golkar dalam menghadapi kontestasi politik kedepan, Doli juga menitip pesan kepada keduanya untuk menyampaikan salam buat NH.
Legislator DPR RI itu mengaku bila NH salah satu senior Golkar yang banyak memberikan pelajaran dan panutan bagi kami di Golkar.
“Beliau sosok senior dan panutan. Banyak membantu dan memberikan pelajaran bagi kami di Golkar,” bebernya.
Disinggung perihal sosok atau figur yang layak diusung di Pilgub Sulsel 2024 mendatang, Doli tak menampik bahwa usungan Golkar di kontestasi Pilkada tidak mutlak ketua partai.
“Ketua Golkar tidak mutlak harus di usung Partai dalam Pilkada, baik Pilkada kabupaten maupun pilgub. Jika ketua Golkar tidak dapat menunjukkan kinerja baik,” urainya.
Sebelumnya, NH yang kini dipercayakan sebagai Wakil Ketua di DPP Golkar Bidang Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) mulai mempersiapkan diri dan tim kecil untuk berkoordinasi dengan internal Golkar dan masyarakat umum. (rif)

