JAKARTA, BKM — OMNI Band, salah satu band asal Jakarta merilis single terbaru berjudul “Jiwa yang Merdeka” sehari sebelum peringatan HUT ke-76 RI, Senin (16/8/2020) malam. Pada single terbaru bertema semangat kemerdekaan ini OMNI Band berkolaborasi dengan Fadly Padi dan Che Cupumanik.
Dalam rilisnya, OMNI menjelaskan, sebelumnya band ini akan merilis album ke 2 mereka. Namun karena masih dalam situasi pandemi yang belum juga berakhir, Omni menunda rilis album terbaru mereka.
“Tapi rintangan ini takkan bisa menghentikan kami dalam berkarya dan menyebarkan semangat yang positif melalui lagu-lagu kami,” ujar gitaris OMNI, Rully.
“Kali ini, tepat di bulan kemerdekaan Indonesia, kami merilis lagu yang berjudul Jiwa yang Merdeka pada tanggal 16 Agustus 2021 tepat pada pukul 19.45 WIB melalui kanal Youtube OMNI OFFICIAL,” jelasnya.
Dalam lagu Jiwa yang Merdeka, OMNI yang beranggotakan Rully (Gitar), Amank (Vocal), Romy (Bass) dan Momon (Drum) berkolaborasi dengan Fadly (Padi/Musikimia) dan Che (Cupumanik/Konspirasi). Ini adalah salah satu kolaborasi istimewa yang pernah terjadi dalam perjalanan karir OMNI.
“Melalui lagu ini kami mau mengingatkan bahwa setiap manusia tercipta untuk melakukan perkara-perkara yang luar biasa. Hidup menjalani visi yang hebat adalah sebuah kekuatan untuk bisa bertahan dalam menghadapi tantangan,” ujar sang vokali, Amank.
“Tapi pada kenyataannya seringkali kita harus merasakan diinjak, dihina dan bahkan dikucilkan oleh orang orang di sekitar kita. Lagu ini adalah suara hati kami dan banyak orang di luar sana yang mengalami apa yang kami ceritakan melalui lagu ini,” sambungnya.
Opa, panggilan akrab Fadly mengatakan lagu ini seperti menceritakan perjalanan hidup yang pernah dia jalani.
“OMNI ingin menyampaikan pesan kepada semua orang yang hidup dalam penindasan dan keterbatasan, bahwa mereka tidak sendirian menjalani kesulitan ini. Bukan cuma mereka yang terpaksa hidup dalam tekanan. Kami pun merasakan apa yang kalian rasakan,” kata Fadly.
“Milikilah Jiwa yang Merdeka, bangkit, tunjukkan kemampuanmu pada dunia. Dan jangan pernah lagi hidup di dalam stigma negatif yang diberikan orang lain. Jadikanlah semua halangan dan tantangan sebagai batu loncatan dan motivasi untuk tetap maju dan memenangkan pertarungan hidup ini,” katanya.
Seluruh proses rekaman lagu ini dilakukan di studio Rodinda Music Indonesia di bawah komando Rully Worotikan sebagai Music Producer. Mixing dan mastering oleh Rizki Wahyudi. Proses mixing dilakukan di studio Jagasvara dan mastering di studio Chandracom.
Seluruh proses Video Klip lagu ini dikerjakan oleh rumah produksi milik Irwan “The Law” Suwandy, dan Irwan sendiri bertindak sebagai Video Director.
“Jiwa yang merdeka takkan bisa dilumpuhkan. Karena kekuatan yang mengalir di ragamu kan membawamu pada kemenangan.
Darah yang menetes di tapakmu takkan hentikan langkah yang berani berjuang dapatkan kemenangan walau nyawa jadi taruhan!”(rls)
