Site icon Berita Kota Makassar

Atlet PON Sulsel Mulai Pemusatan Latihan

MAKASSAR, BKM — Atlet Sulsel yang akan berlaga di pekan olahraga nasional (PON) Papua mulai melakukan pemusatan latihan pekan ini. Mereka disebar dalam tiga wilayah.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Andi Arwien Azis, menyebut, tiga lokasi ini meliputi daerah Tanjung Bunga, Petta Rani, dan Sudiang, sehingga memudahkan atlet untuk latihan.
“Atlet yang berlatih di sekitaran Petta Rani yah kita carikan tempat untuk TC di wilayah Petta Rani. Jangan mereka latihan di Sudiang, tapi hotelnya di Tanjung, ini kan kejauhan. Jadi kita buat kurang lebih tiga klaster,”ungkap Arwien, kemarin.

Pemilihan lokasi TC, kata Arwien, juga mempertimbangkan jenis cabang olahraganya. Seperti contoh klaster Tanjung Bunga untuk olahraga air. Lokasi TC sebisa mungkin dekat dengan tempat latihan.
Kemudian klaster Petta Rani dan sekitarnya karena tempat latihannya berada di UNM dan sekitarnya, kemudian ada klaster Sudiang yang berlatih di kawasan olahraga Sudiang.”Kita coba ada juga klaster di Tamalanrea,”beber Arwien.

Dia menambahkan, TC sangat berguna bagi atlet. Selain pola latihan yang terjaga, gizi dan makanan juga diperhatikan oleh tim ahli. Sehingga kondisi atlet lebih baik sebelum berangkat.
“Kita berharap nutrisinya terjamin karena dipantau oleh tim ahli gizi, dipastikan gizinya berimbang dengan training. Kita tidak berharap atlet kita over training, jadi kita berharap seimbang ada nutrisinya,”terangnya.
Dikutip dari laman LPSE Sulsel, proses tender persiapan TC dengan judul lelang Belanja Makan dan Minum TC PON XX 2021 Papua sudah masuk pengumuman prakualifikasi.
“Karena kita Dispora tentunya mematuhi pemilihan penyedia sehingga kita tunggu dulu hasilnya, sehingga kalau sudah ada hasilnya, maka kita akan arahkan atletnya untuk melaksanakan TC berdasarkan tempat mereka berlatih,”pungkasnya.

Lelang dengan sistem penunjukan langsung itu menyiapkan anggaran (HPS) Rp6,11 miliar. Adapun perusahaan yang bisa ikut memiliki kualifikasi usaha hotel bintang.
Sebelumnya, Ketua Umum KONI Sulsel, Ellong Tjandra membenarkan atlet belum melakukan TC. Menurutnya, TC penting untuk dilakukan sebelum atlet berangkat untuk bertanding. Selain membentuk kecocokan juga membuat atlet kompak.
Apalagi diketahui, Pemprov Sulsel menargetkan 10 besar kepada kontingennya di ajang empat tahunan tersebut.
“Paling tidak untuk mempererat hubungan. Tidak usah lama, jadi koordinir bagus, sehingga waktu berangkat mereka menyatu,”ungkap Ellong. (jun)

Exit mobile version