MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar berencana membangun Kawasan Olah Raga (KOR) di Kelurahan Untia, Kecamatan Ujung Tanah tahun 2022 mendatang.
Untuk merealisasikan hal itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, mulai melakukan sejumlah persiapan. Termasuk mengkalkulasi besaran anggaran yang bakal dibutuhkan.
Ditemui Kamis (19/8) di kediaman pribadinya Jalan Amirullah, Danny mengatakan, dibutuhkan anggaran sekitar Rp100 hingga Rp200 miliar.
“Kalau stadion kan butuh triliunan. Kalau KOR mungkin Rp100 hingga Rp200 miliar lah,” ungkap Danny.
Dia pun merinci, KOR yang ingin dibangun nanti cukup representatif untuk menjadi sarana olah raga bagi masyarakat.
“Di era pandemi orang gelisah, tak ada pekerjaan apa, makanya olahraga adalah saluran energi paling baik, banyak olahraga saat ini menurun, sehingga banyak perkelahian kelompok, maka caranya, kasih arena yang bagus. Kalau itu (KOR), empat lapangan futsal sudah cukup,” tambah Danny.
Dia melanjutkan, KOR tersebut bukan hanya disiapkan sebagai lokasi olahraga. Namun juga untuk tempat evakuasi jika ada bencana seperti banjir misalnya.
Bisa juga dijadikan rumah sakit darurat jika ada pandemi seperti sekarang ini.
“Kayak kondisi seperti sekarang, kita bisa siapkan sebagai rumah sakit darurat. Jadi saya pikir kalau stadion kan tidak bisa jadi rumah sakit darurat. Kalau KOR kan bisa. Dan ternyata di Amerika kalau ada angin taufan misalnya, orang masuk KOR sebagai tempat perlindungan,” ungkapnya.
Diapun mengupayakan tahun ini, detail engineering design (DED) nya sudah bisa dirancang. Sehingga tahun depan sudah langsung bisa masuk tahapan konstruksi.
“Kalau desainnya, nanti saya suruh anak-anak jago semua. Tapi konsepnya bukan sekadar KOR yah, tapi juga evakuasi. Bisa juga jadi rumah sakit darurat,” tandasnya.
Di kawasan KOR tersebut, Danny juga berencana akan membuat sirkuit atau arena balap motor. Itu untuk menyalurkan hobi atau keahlian anak muda sehingga tidak menjadikan jalan raya sebagai arena balap. (rhm)
