MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, H Budiman didampingi Sekkab H Bahri Suli memimpin Rakor internal dihadiri seluruh Staf Ahli, Asisten dan Kepala OPD, di Aula Rujab Bupati, Senin (9/8). Sementara Camat dan Pejabat Eselon III mengikuti rapat itu secara virtual.
Bupati menekankan pentingnya daya serap APBD. Pasalnya, hingga kini baru 31 persen yang berhasil direalisasikan sehingga diharapkan agar setiap OPD memperhatikan hal ini, utamanya program dan kegiatan yang berhubungan dengan belanja publik.
“Saya minta perhatian seluruh OPD terkait daya serap APBD, terutama yang berkaitan dengan aspek belanja publik. Ini harus digenjot,” katanya.
Ia menekankan agar program dan kegiatan OPD itu agar dikoordinasikan dengan APIP/Inspektorat dan Sekda guna menghindari persoalan hukum dikemudian hari.
“Jadi jika ada program yang mungkin dirasakan ragu, baik itu berupa kontrak atau proses pencairan anggaran agar selalu dikoordinasikan dengan APIP,” tambahnya.
Budiman menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan absensi online yang sudah berjalan cukup baik. Menurutnya, disiplin aparatur sudah mulai membaik dan ini harus dipertahankan.
Terkait penerapan Prokes, Bupati meminta ASN harus menjadi motivator untuk mengedukasi masyarakat dilingkungannya masing-masing. “Ingatkan masyarakat agar taati protokol kesehatan. Kita harus jadi teladan dilingkungan kita masing-masing,” harapnya.
Khusus para Camat, Orang nomor satu di Luwu Timur ini berharap agar senantiasa berada di masyarakat. Ia menegaskan agar penerapan protokol kesehatan harus dijalankan utamanya diwilayah publik. (rls)
