MAKASSAR, BKM–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendukung langkah Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto yang berencana membangun gedung olahraga (GOR) dan sirkuit balap terpadu dengan fasilitas yang memadai di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya.
Hal ini dikatakan anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar, Andi Suharmika, Kamis (26/8).
Kendati demikian, ia meminta pemkot tak melupakan sarana dan prasarana olahraga yang telah ada sebelumnya.
“Wali Kota Makassar (Danny Pomanto) ini sedang mau mengembangkan sarana dan prasarana untuk para atlet di Kota Makassar. Itu suatu hal yang bagus untuk kita teruskan,” ungkapnya.
Pada prinsipnya, kata Suharmika, sebagai anggota DPRD Komisi C, ia mendukung langkah tersebut, karena ini salah satu mendukung para atlet-atlet untuk mengembangkan diri sehingga mendapat prestasi ke depan.
Meskipun begitu, Politisi Golkar itu mengatakan, ada satu hal yang perlu digarisbawahi oleh Pemkot Makassar sebelum membangun GOR di Untia tersebut.
“Yang perlu kita garis bawahi ini, Pak Wali Kota Makassar untuk menindaklanjuti sarana dan prasarana yang sudah ada, salah satu contoh di Karebosi. Itu karebosi harus kita juga pikirkan untuk dianggarkan memperbaiki lapangan tersebut,” paparnya.
“Sehingga rumput-rumputnya di situ bisa seperti Gelora Bung Karno (GBK) lah. Ada rumput natural, rumput sintesis yang sering saya bilang. Agar pengembangan bibit-bibit muda khususnya dari cabang sepakbola muncul lagi dari Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar,” pungkasnya.
Sementara itu, anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Rachmat Taqwa Quraysi (RTQ) mengatakan, pembagunan GOR di Untia saat ini perlu diwujudkan demi menunjang fasilitas bagi masyarakat.
“IHal itu sudah tepat. Pak Wali membangun GOR, karena kitakan di masa pandemi ini butuh olahraga, dengan diberikan fasilitas olahraga, kita tidak lagi olahraga dengan penumpukan massa, jadi area lebih luas,” tuturnya.
RTQ juga menyebutkan pembangun GOR ini harus segera dilaksanakan berhubung telah disepakati dalam RPJMD kemarin. “Saya rasa sangat urgent dibangun secepatnya. Anggarannya akan dibahas, mungkin di perubahan,” paparnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyadari terbatasnya akses publik terhadap sarana dan fasilitas olahraga di kota ini.
Danny sapaan akrab wali kota, mengakui, akan membangun stadion karena sudah ada rencana Pemprov Sulsel untuk membangun namun sejauh ini belum terealisasi. Ada juga satu stadion yang sudah dibangun pemprov di kawasan Barombong, itupun hingga saat ini belum rampung.
“Jadi setelah ngobrol dengan Erwin Rahmat, saya kira kita segera akan membangun KOR saja. Jangan membangun stadion, karena stadion juga sudah banyak stadion, apalagi yang tidak jadi. Jadi tidak enak juga kalau kita memperbanyak stadion baru tidak jadi. Lebih baik kita bikin KOR,” tutur Danny.
Danny juga rencananya akan dihadirkan juga sirkuit yang bisa menjadi arena balapan motor untuk anak muda yang hobi balap.
Untuk sirkuit, tahun inipun saya akan usahakan. Karena sirkuit itu pembuatan jalannya bisa segera dibikin.
Rencananya, KOR dan Sirkuit tersebut akan dibuat di kawasan Untia karena di sana ada lahan milik Pemkot Makassar yang cukup luas.(nug)
