GOWA, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulsel akan menggelar vaksinasi pelajar dengan target 10 ribu orang siswa SMP pada 30 Agustus 2021 mendatang.
Pelaksanaan vaksinasi pelajar ini akan dilaksanakan beberapa hari Senin mendatang dan dimulai 30 Agustus. Tempat pelaksanaan vaksinasi dibuka di beberapa tempat dan terpusat pada tiga kecamatan dataran rendah, yakni Kecamatan Somba Opu, Pallangga, dan Kecamatan Barombong.
Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Gaffar, kepada BKM, Rabu siang (25/8) usai rakor persiapan vaksinasi pelajar mengatakan, sebanyak 10 ribu dosis ini diinisiasi Pemkab Gowa bersama BIN Sulsel.
”Tadi ada rapat finalisasi kegiatan dan persiapan untuk kegiatan Senin 30 Agustus 2021 ini. Jadi pelaksanaannya dilakukan di beberapa tempat, yakni di pelataran Museum Balla Lompoa kalau untuk Kecamatan Somba Opu dengan jumlah sasaran sekitar 5.000 pelajar, dan selebihnya di beberapa sekolah yakni SMPN 1 Pallangga dan SMPN 4 dan beberapa sekolah di Barombong juga dilibatkan. Dan vaksin yang digunakan adalah jenis Sinovac,” kata dr Gaffar.
Selain pelajar atau siswa, dalam kegiatan vaksinasi ini juga diharapkan para guru yang belum divaksin harus ikut. Bahkan, jika ada warga umum yang mau ikut divaksin di momen itu, juga akan dilayani.
”Pak wakil bupati Gowa dalam rapat finalisasi kegiatan vaksinasi 10 ribu pelajar juga mengimbau pihak pelaksana menyiapkan opsi dosis vaksin tambahan selain dari 10 ribu dosis untuk pelajar itu,” jelas Gaffar.
Dikatakan Gaffar, pelaksanaan vaksinasi pelajar ini diharapkan bisa meningkatkan cakupan vaksinasi di Gowa. Khusus untuk ketersediaan vaksin tambah juru bicara Satgas Gugus Covid-19 Kabupaten Gowa ini, stok vaksin sudah siap. Bahkan beberapa vaksin untuk dosis kedua yang sempat tertunda juga sudah bisa diselesaikan.
Terpisah, Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Gowa, Rieke Susanti, saat dikonfirmasi terkait rencana vaksinasi pelajar ini mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi pihaknya, khusus untuk guru yang belum vaksin masih ada sekitar 10 persen.
”Adanya yang belum vaksin sampai sekarang. Karena ada beberapa guru yang memiliki penyakit bawaan dan ada juga yang sedang hamil, sehingga mereka tidak vaksin. Saat ini kami sedang mempersiapkan untuk vaksin pelajar dalam rangka persiapan sekolah tatap muka. Insya Allah akan dilaksanakan pada 30 Agustus mendatang. Karena itu kami imbau kepada para orangtua siswa agar membawa anaknya yang sudah berusia 12 tahun ke atas (siswa SMP) ke tempat pelayanan vaksinasi pelajar yakni di Somba Opu itu bertempat di Balla Lompoa, di Pallangga dan Barombong dilaksanakan di beberapa sekolah pelaksana yakni SMPN 1 dan SMPN 4,” kata Rieke Susanti. (sar)
