MAMUJU, BKM — Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeny Anwar menekankan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar bekerja dengan keikhlasan dan kesungguhan untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat, yang diwujudkan dalam bentuk kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas dan kerja berkualitas.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) lingkup Pemprov Sulbar dengan Metode pembelajaran Blended Learning, secara virtual dari Rujab Wagub baru-baru ini.
“ASN adalah aparatur negara yang memiliki tugas dan tanggung jawab yang berat, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat yang menjalankan fungsi untuk menyelenggarakan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat secara berdaya guna dan berhasil guna, dalam rangka mewujudkan tujuan nasional khususnya visi misi gubernur Sulbar,”pungkas Enny
Enny berharap, dengan dilaksanakannya penyelenggaraan Latsar CPNS Golongan III yang diangkat dari seleksi yang ketat dengan menggunakan sistem CAT ini, mampu meningkatkan pengetahuan, dan memperluas wawasan CPNS agar nantinya dapat mengemban dan menyelenggarakan tugas pokok dan fungsi dengan baik secara optimal.
Berlakunya UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN membawa perubahan yang besar dalam sistem birokrasi kita, mulai dari sistem perencanaan pengadaan, pengembangan karir, penggajian, serta sistem dan batas usia pensiun.
Keberhasilan organisasi, lanjut Enny, ditentukan oleh kemampuan sumber daya yang handal dan profesional, sehingga mampu menciptakan iklim birokrasi yang bermutu dan mengedepankan kepentingan publik.
“Untuk itu, dibutuhkan karakter dan mindset aparatur negara yang dapat mengambil peran dalam perbaikan tata kelola pemerintahan yang baik dan menjadi birokrasi berkelas dunia,”tandasnya
Melalui kesempatan itu, Enny menyinggung mengenai hasil Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN), yang mana Sulbar menduduki peringkat pertama nasional. Menurutnya, hal itu merupakan hasil kerja keras kita bersama untuk Sulbar telah menuai hasil.
“Melihat hasil SMPTN, tentunya ini sangat membanggakan karena jerih payah kita semua untuk memajukan Sulbar dapat menuai hasil, walaupun kita ketahui bersama belum semua bisa kita wujudkan. Akan tetapi, ini juga perlu kita sadari karena dengan adanya Covid-19 yang membuat semua sektor mengalami kemunduran yang diperparah lagi dengan Sulbar dilanda gempa bumi 6,2 magnitudo pada awal tahun ini,”tuturnya
Kepala BPSDM Sulbar, Yakub F. Solon mengingatkan para CPNS untuk fokus dan lebih serius mengikuti Latsar sesuai dengan aturan yang ada, karena ada risikonya dan memang bukan hanya di Sulbar yang melaksanakan kegiatan itu tetapi seluruh Indonesia.
Yakub menyampaikan, pelaksanaan Blended Learning tersebut sesuai dengan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang pelaksanaan Latsar, dengan jumlah peserta di Sulbar ini sebanyak 304 orang, baik yang berada di lingkup Pemprov Sulbar maupun pada instansi vertikal. (zul/C)
