MAKASSAR, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel Imam Fauzan segera menjadwal pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) di 24 kabupaten/kota pada November mendatang.
Imam Fauzan mengatakan saat ini pihaknya telah mendapatkan instruksi dari DPP jika daerah yang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah diperbolehkan untuk melaksanakan muscab.
“Jadi daerah-daerah yang level satu dan dua sudah dipersilakan untuk melakukan muscab secara online dan offline. Yang level tiga semi online dan semi online, Kalau yang level empat ditunda sampai levelnya turun,” kata Imam Fauzan disela-sela kegiatan rapat pimpinan wilayah (Rapimwil), Sabtu (28/8).
Ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel ini berharap bila pelaksanaan muscab hanya sebagai pengurus saja yang bisa hadir di tempat dan lain melalui Online.
Di Sulsel saat ini sudah sebagian besar kabupaten/kota sudah turun dari level empat ke tiga. Sehingga DPW PPP Sulsel sudah merancang-rangka pelaksanaannya. “Pertengahan September nanti kita sudah mulai dan kita upayakan bisa selesai sampai pertengahan Oktober,” ujarnya.
Adapun daerah yang akan dia rancang-rancang pelaksanaanya mulai dari Kabupaten Maros, Pangkep, Barru. Setelah itu Parepare. “Jadi kita adakan kegiatan muscab itu cuma Sabtu-Ahad saja,” ucapnya.
Disinggung soal diskresi yang saat ini ada sekitar sembilan ketua DPC yang membutuhkan agar bisa kembali menjadi ketua DPC PPP kabupaten/kota untuk periode ke-3.
Mulai dari Burhanuddin Baso Tika (BBT) di Makassar, Nursyam Amin (Gowa), Nurdin HS (Takalar), Imam Taufiq (Jeneponto), Askar HL (Bulukumba), Rusli Sunali (Luwu), Muh Amin (Bone), Risman Lukman (Wajo) dan Andi Thamrin (Pinrang).
Imam menyebutkan saat ini masih ini masih melakukan komunikasi dengan DPP. Tapi sejauh ini belum ada jawaban. “Tapi kita usahakan bisa ada diskresi,” harapnya.
Imam mengaku telah memintakan diskresi karena ada syarat mutlak yang harus diperoleh. Yakni mampu membesarkan partai berlambang Ka’bah ini di daerah mereka pemimpin “Yang berberprestasi,” tegasnya.
Wakil ketua DPP PPP, Dr HM Amir Uskara menyebutkan untuk kader yang berprestasi dan masih ingin menjadi ketua DPC periode ke tiga itu masih menjadi pembicaraan level atas. Walaupun DPP sudah mengeluarkan surat pelaksanaan muswil atau nuscab tidak ada diskresi tapi ada peluang dalam Pertarungan Organisasi bisa mendapatkan diskresi. “Tapi untuk prestasi yang luar biasa,” kata Amir Uskara yang juga ketua Fraksi PPP DPR RI ini. (rif)
