Site icon Berita Kota Makassar

Tiga Mahasiswa UNM Produksi Masker Wajah dari Daun Kelor

MAKASSAR, BKM — Tiga mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) membentuk satu kelompok dan mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K). Tim diketuai Annisa Fitriani Aulia dari Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi. Dua lainnya adalah anggota, masing-masing Mutmainnah (Prodi Pendidikan IPA), dan Muh Lutfi Tri Laksono (Prodi Pendidikan IPA).

Mereka menghasilkan sebuah inovasi berupa masker organik yang terbuat dari bahan dasar daun kelor. Prosesnya dimulai sejak Juni 2021. Annisa selaku ketua tim menjelaskan alasan pemilihan produk tersebut.

Menurutnya, saat ini masker yang digunakan lebih banyak terbuat dari bahan kimia dan memiliki efek samping pada kulit wajah. ”Karena itu kami mengembangkan sebuah produk masker organik yang terbuat dari bahan dasar daun kelor,” ujar Annisa.

Kandungan masker yang dibuat menurut Tress For Life, sebuah organisasi di Amerika Serikat yang melaporkan bahwa per gram daun kelor kering (bubuk) mengandung 10 kali vitamin A, lebih banyak dari wortel ,17 kali lebih banyak dari kalsium susu, 25 kali lebih banyak zat besi dari bayam, sembilan kali lebih banyak protein dari yogurt, dan 15 kali lebih banyak pottasium dari pisang.

”Manfaat dari masker yang kami produksi, yakni terdapat kandungan antioksidan sehingga mampu mencegah munculnya keriput, karena dapat membantu melawan radikal bebas yang dihasilkan dari sinar ultraviolet. Kelor bisa melindungi keutuhan elastin pada kulit yang berfungsi untuk menjaga kekencangan kulit dan dapat melembabkan kulit,” ungkap Annisa.

Ia lalu menjelaskan proses pembuatan masker. Dimulai dengan melakukan pemisahan daun kelor dari batangnya. Kemudian dibersihkan. Setelah itu dikeringkan dan dihaluskan. Produk ini dikemas dalam bentuk kapsul dan dimasukkan ke dalam botol.

”Saat ini kita sudah pasarkan produknya melalui media sosial, seperti Facebook, Instagram, WA dan e-commerce,” terang Annisa. (rls)

Exit mobile version