MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar mulai menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako untuk warga yang terdampak covid-19 sejak Sabtu (29/8). Sebanyak 70.488 paket bansos didistribusikan ke seluruh kelurahan di 15 kecamatan se-Kota Makassar.
Di hari pertama, Sabtu pekan lalu, menurut Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Sosial, Andi Rusmayani Madjid, sebanyak 6.043 paket disalurkan kepada yang berhak menerimanya. “Jadi baru sekitar 15 persen paket bansos yang sudah disalurkan selama dua hari ini,” ungkap wanita yang akrab disapa Maya ini.
Penyalurannya dilakukan langsung dari gudang distributor dengan melibatkan aparat TNI Polri, Satpol PP, aparat kecamatan dan kelurahan. Rincian bansos yang disalurkan, masing-masing dari gudang Pertani 1.895 paket, Benteng Mart 1.834, dan dari Gudang Bulog di Jalan Urip Sumoharjo sebanyak 2.314.
Hari pertama penyaluran, kata Maya, masih ada human error yang ditemukan. Misalnya ada kelurahan yang kurang paketnya. Ada juga yang isinya kurang.
“Misalnya ada kelurahan yang kurang satu paket. Ada juga yang ditemukan dalam paketnya, misalkan tidak ada minyak kelapanya. Tapi sudah diselesaikan oleh distributor,” ungkap Maya.
Sementara pada distribusi yang dilakukan Minggu (29/8), sebanyak 2705 paket bansos disalurkan. Masing-masing dari Gudang Pertani sebanyak 914 paket, Benteng Mart 817 paket, dan dari Gudang Bulog sebanyak 974 paket. Dia menargetkan penyaluran bansos ini bisa rampung dalam 10 hari ke depan.
Sementara itu, Camat Bontoala Arman Nurdin mengatakan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini baru tiga kelurahan yang menerima bansos. Yakni Kelurahan Baraya, Bontoala, dan Bontoala Parang.
“Dua hari ini baru tiga kelurahan yang kita salurkan. Itupun belum semuanya, masih ada sisa kuota yang belum kita ambil di gudang distributor. Baraya dan Bontoala itu jadwal penyalurannya Sabtu kemarin, dan Bontoala Parang baru hari ini, dengan jumlah 125 paket,” kata Arman, kemarin.
Dia menyebut dari tiga kelurahan tersebut, baru Kelurahan Bontoala yang paketnya sudah diambil secara keseluruhan. Sedangkan Kelurahan Baraya dan Bontoala Parang masih ada sisa 347 paket.
“Kelurahan Baraya itu masih ada sisa 220 paket dan Bontoala Parang masih sisa 127 paket. Kita tinggal tunggu jadwal lagi kapan diambil sisanya,” ujarnya. (rhm)
