WAJO, BKM — Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wajo, Minggu (29/8) merilis potensi hujan sedang dan lebat yang disertai petir, serta angin kencang masih memungkinkan berlanjut di wilayah tersebut.
Berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, hujan sedang dan lebat terjadi di sebagian wilayah Wajo, Sidrap, Soppeng, Luwu, Enrekang, Pinrang dan Parepare, serta daerah lainnya. Prakiraannya bisa berlangsung hingga beberapa hari kedepan.
Bupati Wajo Amran Mahmud, mengimbau kepada warga untuk mengantisipasi dan selalu mewaspadai potensi banjir susulan, maupun cuaca yang tergolong ekstrem.
“Berdasarkan prakiraan dan peringatan dini cuaca dari BMKG tersebut, saya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap-ki’ waspada sebagai langkah antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya untuk daerah yang berpotensi banjir,” imbau Amran, Minggu (29/8).
Amran berharap kepada seluruh unit penanganan bencana, OPD terkait, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan untuk selalu siaga dan waspada.
“Kita berharap agar banjir segera surut dan tentu keinginan kita tidak ada banjir susulan. Tapi sekali lagi, kita tidak boleh lengah, sehingga saya minta untuk selalu siaga setiap saat,” tambahnya.
Sekadar diketahui, hingga kini, tercatat ada ada 63 desa/kelurahan dari 12 kecamatan di Wajo yang dilanda atau terdampak banjir. Ribuan unit rumah terendam, termasuk yang mengalami kerusakan tergolong parah.
Kendati demikian, dibanding sehari sebelumnya, sebagian wilayah ketinggian airnya perlahan menurun. Bahkan di beberapa wilayah, sudah bisa dilewati atau di akses kembali.
“Kami tetap siagakan Tim Reaksi Cepat. Berkoordinasi dengan tim dari Unit Penanganan Bencana dari OPD lain serta pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan,” pungkas Amran. (ono/C)

