Site icon Berita Kota Makassar

Lebih 2.800 Siswa di Bontomarannu Tervaksin

GOWA, BKM — Lebih dari 2.800 orang siswa tervaksin di Bontomarannu pada vaksinasi pelajar yang dipusatkan di SMPN 1 Bontomarannu, Senin pagi (30/8). Jumlah siswa tervaksin ini lebih kurang dari total siswa yang terdaftar vaksin yakni 2.811 orang yang berasal dari enam sekolah dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Bontomarannu dan Kecamatan Pattallassang.

Sejak pukul 07.00 Wita, pelataran SMPN 1 Bontomarannu dipenuhi para siswa yang datang diantar orangtua masing-masing. Kendati antusias, namun pihak pelaksana vaksinasi tetap mengarahkan para orangtua termasuk para siswa untuk tidak berkerumun.

Kepala SMPN 1 Bontomarannu, Nurdin Palalang, mengatakan, khusus SMPN 1 Bontomarannu tercatat 976 siswanya yang divaksin. Tapi jumlah peserta vaksin sebanyak 2.811 orang jika digabung dengan enam sekolah pengikut dari dua kecamatan yang ditunjuk.
Nurdin menjelaskan, peserta vaksin terdiri dari SMPN 1,2,3 Bontomarannu sebanyak 1.683 siswa dan dari SMPN 1,2,3 Pattalalssang sebanyak 1.218, sehingga siswa terdaftar vaksin sebanyak 2.811 siswa.

”Sebenarnya banyak juga yang tidak bersyarat. Sebab dalam ketentuan yang dikeluarkan pemerintah, anak yang usianya di bawah 12 tahun 6 bulan belum bisa diikutkan vaksin. Pada usia ini memang masih banyak sebab rata-rata siswa kami yang berada pada kelas 7 masih berusia 12 tahun semua. Jadi yang ikut divaksin hari ini hanya siswa kelas 8 dan 9. Tapi yang tentukan layak tidaknya siswa divaksin adalah sesuai hasil skrining dan usianya adalah kewenangan Nakes,” jelas Nurdin.
Nurdin pun berharap, dengan adanya vaksinasi pelajar ini, keinginan siswa, para guru, orangtua siswa untuk segera dilaksanakan sekolah tatap muka bisa segera diwujudkan tahun ini.
Terpisah, Sekretaris Pemerintah Kecamatan Bontomarannu, Muh Rizal, di sela memantau pelaksanaan vaksinasi yang menggunakan vaksin jenis sinovac di SMPN 1 Bontomarannu ini berharap sama.

”Mudah-mudahan dengan vaksinasi yang kita lakukan hari ini anak-anak kita sudah bisa bersekolah tatap muka nanti. Dan kita juga berharap pandemi covid19 ini segera hilang,” kata mantan Lurah Bontomanai ini.
Vaksinasi yang dilakukan sehari ini diback up tenaga medis dan vaksinator dari Puskesmas Bontomarannu, Puskesmas Pattallassang dan Puskesmas Tamaona Kecamatan Tombolopao. Kegiatan ini diselenggarakan Badan Intelejen Negara (BIN) Sulsel bekerjasama Pemerintah Kabupaten Gowa.
Salah satu siswa peserta vaksin dari SMPN 1 Bontomarannu kelas 8/6, Naufal Jazir Nur saat ditanyai bagaimana perasaannya menjalani vaksin, mengakui kalau yang dirasakannya biasa-biasa saja.
”Kayak disuntik cacar ji dulu. Tidak apa-apaji,” aku Naufal.
Naufal malah ingin setelah vaksin ini segera masuk sekolah sebab dirinya saat ini sudah duduk di bangku kelas dua (kelas 8), namun belum kenal baik siapa wali kelasnya.

”Baru hari ini saya ketemu wali kelas saya Ibu Asiah. Senang juga. Dan teman-temanku hanya dua tiga orang yang saya kenal wajah yang lain saya tidak kenal, soalnya belajar hanya lewat daring kadang signal bagus kadang jelek dan HP juga tidak bagus jadi tidak terlalu kenal wajah-wajah teman-teman,” kata Naufal menyempatkan diri berfoto dengan guru wali kelasnya agar tidak lupa wajahnya. (sar)

Exit mobile version