SIDRAP BKM — Kapolres Sidrap AKBP Ponco Indriyo turun memantau lokasi banjir di Kelurahan Wette’e, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap, Selasa, (31/8). Ia didampingi Wakapolres Kompol Muhtar, Kabag Ops AKP Nasir, Kasat Sabhara Supiadi, Kasat Intel AKP Soib dan Kapolsek Panca Lautang Iptu Irsal.
Banjir yang terjadi sejak tiga hari lalu akibat luapan danau Tempe dan Sidenreng membuat empat kecamatan di daerah ini terendam. Ratusan rumah dan lahan pertanian terendam di Kecamatan Panca Lautang, Tellu Limpoe, Dua Pitue, dan Watang Sidenreng.
Banjir terparah di permukiman Kelurahan Wette’e dengan ketinggian air mencapai dua meter. Akibatnya, sebagian warga telah mengunsi, utamanya yang memiliki bayi. Sebagian pula masih memilih bertahan dirumah dengan perlengkapan seadanya.
Banjir yang terjadi sejak beberapa hari dan masih terus naik hingga saat ini membuat warga kewalahan untuk menyelamatkan harta benda Mereka juga mulai kekurangan air bersih, disamping membutuhkan obat-obatan, berupa vitamin dan obat kutu air.
Kapolres bersama pejabat utama polres menggunakan perahu dayung untuk meninjau lokasi banjir. Sambil membagikan sembako, Kapolres Sidrap juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap banjir susulan dan selalu menjaga kesehatan.
“Sembako yang kita bagikan ke korban banjir itu untuk meringankan beban masyarakat. Apalagi di tengah pandemi covid-19 saat ini,” ucapnya.
Kapolres juga mengimbau kepada warga cepat berkoodinasi dengan petugas setempat jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (ady/c)
