Site icon Berita Kota Makassar

Ponpes Berbasis Wisata Bakal Hadir di Malino

GOWA, BKM — Sebuah perusahaan property bernama PT Pandawa Lima bakal berinvestasi di kota Malino, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulsel. Perusahaan besar ini akan membangun sebuah pondok pesantren berbasis wisata dan dipastikan berlokasi di Kelurahan Bontolerung atau dalam kawasan wisata Malino.
Rencana ini disampaikan tim HRD (Human Resource Department) PT Pandawa Lima Development Developer Syariah kepada Pemerintah Kabupaten Gowa diwakili Pj Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa, Kamsina, Kamis (26/8).
Tim HRD Pandawa Lima ini yang dipimpin Rahmat Risal menyampaikan niatnya membangun kawasan ponpes berbasis wisata tersebut. Hal ini pun disambut baik Pj Sekkab Gowa, Kamsina.

”Saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya dan niat baiknya untuk membangun Kabupaten Gowa. Mudah-mudahan apa yang menjadi rencana ini bisa terwujud karena ini nantinya juga akan dinikmati oleh anak cucu kita kedepan,” timpal Kamsina dihadapan tim HRD Pandawa Lima tersebut.
Rahmat Risal sendiri menyampaikan jika pembangunan pesantren ini merupakan bentuk dukungan Pandawa Lima terhadap pembangunan di Kabupaten Gowa terutama di bidang pendidikan dan pariwisata.
”Saya kira ini sangat baik bagi Kabupaten Gowa dalam pembangunan wilayah dari sisi pendidikan maupun pariwisata dan saya kira ini akan bermanfaat nantinya,” kata Rahmat Risal.
Rahmat Risal menjelaskan, pihaknya sengaja memilih Kecamatan Tinggimoncong karena dinilai sangat cocok untuk pembangunan pondok pesantren yang konsep pesantren tersebut akan terintegrasi dengan ekowisata, agrowisata dan eduwisata.

Rahmat Risal juga menyebutkan, Kecamatan Tinggimoncong khususnya di Kota Malino sudah dikenal secara nasional sebagai daerah yang memiliki potensi wisata alam yang cukup bagus.
”Ada sebuah penelitian yang mengatakan bahwa di suhu 20 derajat celcius itu akan memudahkan konsentrasi, dengan begitu kami nilai Tinggimoncong sangat cocok untuk keberadaan pesantren ini khususnya di Kelurahan Bontolerung,” akunya.

Pihak Pandawa Lima pun berharap pembangunan pondok pesantren berbasis wisata ini bisa segera terlaksana. Dirinya yakin ini akan mampu membuat nama Malino khususnya sebagi ibukota Kecamatan Tinggimoncong semakin dikenal.
”Alhamdulillah respon dari pemerintah daerah sangat luar biasa. Ini merupakan kebahagiaan bagi kami mendengar respon dan dukungan untuk pembangunan tersebut,” kata Rahmat Risal. (sar)

Exit mobile version