Site icon Berita Kota Makassar

Suardi Teken MoU Sekolah Penggerak

BARRU, BKM — Bupati Barru Suardi Saleh menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) denganDirektorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemenbudriset dan Teknologi dan Dinas Pendidikan Kabupaten Barru Tentang Penyelenggaraan Program Sekolah Penggerak di ruang kerja Bupati, Senin (30/8).
Pada kesempatan itu Suardi mendapat pujian atas peran Pemkab mendukung program sekolah penggerak karena salah satu wujudnya adalah meningkatkan mutu pendidikan khususnya pendidikan usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Adanya sekolah penggerak dirinya selaku Bupati Barru siap jadi jarum penggerak di karenakan banyak keuntungan dari program ini. Kesiapan sekolah tatap muka kita berupaya bagaimana segera dibuka tapi tetap menyesuaikan level PPKM karena ini adalah instruksi Mendagri yang ditindak lanjuti SE gubernur serta SE bupati/walikota.
Bupati menyampaikan, saat ini Kabupaten Barru berada di zona orange Covid-19, walaupun Kabupaten Barru pernah beberapa minggu berada pada zona hijau dan satu-satunya Kabupaten di Sulsel. Hingga kini tercatat 63 kasus positif dan progresnya terus melandai.

Sementara Kepala LPMP Halim Muharram mengatakan hadirnya sekolah penggerak dimasa pandemi diawal launcing, sekolah penggerak ini yang nahkodanya Ditjen Paud Dikdasman tapi tetap melibatkan seluruh direktorat.
Kehadiran Sekolah Penggerak kalau dulu adanya sekolah kebanggaan, sekolah unggulan dll, setelah adanya sekolah Penggerak maka istilah itu sudah tidak ada lagi dan pastinya akan mendapat lebih perhatian dari Pemerintah Daerah. “ujar Halim.

Angkatan pertama akan mendapat dana bos kinerja dan kedepannya akan hadir PMO (Program Manajemen Office) dimana PMO ini cuman hadir dalam perusahaan-perusahaan besar, serta keunggulan lainnya yaitu kepala sekolah dari sekolah penggerak ini akan diberi ruang untuk memodifikasi kurikulum termasuk kurikulum K-13. (udi/C)

Exit mobile version