Site icon Berita Kota Makassar

Balita Hanyut di Sungai Belum Ditemukan

ENREKANG, BKM — Pencarian bayi hanyut di Sungai Saddang di Kampung Malalin, Desa Malalin, Kecamatan Cendana-Enrekang belum membuahkan hasil hingga hari ketiga pencarian dilakukan BPBD.

Seorang anak balita perempuan berusia dua tahun Alifa Ahsanu Nisa dilaporkan warga setempat diduga hanyut terbawa arus Sungai Senin (30/8) sore.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Enrekang, Abdullah Sanneng mengatakan meski dibantu tim dari gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Enrekang,Tim Gabungan dari Basarnas ,Kodim 1419 ,Polres,Tagana,Satpol PP, Baznas, Pramuka,dan warga setempat dengan menulusuri sungai dari tempat kejadian Desa Malalin hingga ke Bendungan Benteng Kabupaten Pinrang. Namun memasuki hari ketiga pencarian korban belum membuahkan hasil.
“Memasuki hari ketiga pencarian korban belum ditemukan,”ujar Abdullah, Rabu (1/9).
Menurutnya, pada Senin lalu dua orang anak balita perempuan bermain di tepi sungai Sri (2) dan Alifah Ahsanu Nisa (korban). Alifah bermaksud ingin mencuci kakinya,namun karena licin sehingga ia terjatuh ke Sungai dan langsung tenggelam.

“Menurut cerita dari Sri teman korban. Keduanya bermain ditepi sungai.Alifah si korban bermaksut ingin mencuci kakinya,namun karen licin korban terjatuh ke sungai,”katanya.
Ia mengatakan, melihat korban tenggelam dan hanyut, Sri teman korban langsung berlari ke rumah orang tua korban yang jaraknya kurang lebih sekitar 30 meter dari TKP sambil berteriak melaporkan kejadian tersebut. Setelah orang tua korban mengetahui sibuah hatinya tenggelam kemudian ia panik dan segera minta pertolangan kepada warga setempat. (her/C)

Exit mobile version