Site icon Berita Kota Makassar

Tidak Berempati Kepada Korban Banjir Bandang, HK Malah menyalahkan Masyarakat Sondoang

MAMUJU, BKM — Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini di Kabupaten Mamuju menyebabkan bendung di Desa Sondoang Kecamatan Kalukku meluap. Luapan ini mengakibatkan bencana banjir yang disertai lumpur, Jumat (3/9).
Banjir yang terjadi di Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menurut laporan BPBD Kabupaten Mamuju terjadi akibat adanya luapan air serta pintu air di bendungan lambat terbuka. Sehingga menyebabkan banjir.
Akibatnya, jumlah terdampak sekitar 365 kepala keluarga (KK) dari empat dusun di Desa Sondoang. Sementara kerusakan atau kehilangan material, seperti kulkas, TV, laptop, dan peralatan elektronik lainnya, serta hewan ternak (sapi) yang terbawa arus banjir.
Warga masih bertahan di pengungsian yang berada di daerah ketinggian. Karena rumah mereka belum layak ditempati akibat masih terendam lumpur dan curah hujan juga masih tinggi,
Sementara penanggung jawab bendung di Desa Sondoang, Ikbal dari PT HK, kepada BKM ketika dikonfirmasi mengatakan, banjir di Sondoang tidak ada sangkut pautnya dengan bendung. Karena sebelum ada bendung pun sudah sering terjadi banjir. Walau demikian, Ikbal mengakui kalau banjir yang terjadi hari ini termasuk yang besar,
Malah menurut Ikbal, banjir yang terjadi hari ini akibat lahan yang ada di sekitar sudah gundul. Sehingga tidak ada lagi resapan air.
”Tidak benar itu kalau banjir yang terjadi hari ini akibat bendung. Malah kalau menurut saya, banjir yang terjadi hari ini akibat ulah masyarakat sendiri. Karena bisa kita lihat sepanjang jalan mulai dari Sondoang sampai Mamasa hampir dikatakan tidak ada lagi daerah resapan air. Karena sudah berubah menjadi lahan perkebunan baik jagung dan lain sebagainya,” ujar ikbal. (zul)

Exit mobile version