GOWA, BKM — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mulai menyusun rencana penanganan banjir. Hal ini dilakukannya sejak hujan mulai intens mengguyur Kabupaten Gowa selama beberapa hari terakhir.
Adnan mengatakan, salah satu upaya yang akan dilakukan yaitu dengan membersihkan seluruh kanal dan drainase untuk meminimalisir banjir dan genangan. Bahkan, rencana ini akan dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah(APBD).
”Kita sama-sama mengetahui sebentar lagi musim hujan akan masuk. Bahkan, di bulan-bulan seperti ini, sudah turun hujan dengan kategori deras. Sehingga untuk mengantisipasi ini, kita akan susun rencana pembersihan kanal dan drainase tanpa memakai APBD atau membebani daerah. Karena keuangan sudah sangat sulit,” terang Adnan, Jumat (3/9), di peace room A’Kio, kantor bupati Gowa.
Dikatakan, sejak hujan mulai turun, potensi genangan dan banjir mulai terlihat. Karena itu Adnan akan mengajak para pengusaha untuk ikut serta dalam penanganan banjir dan genangan ini apalagi kata Adnan, Pemkab Bulukumba akan meminjamkan alat sepenuhnya kepada Pemkab Gowa berdasarkan hasil pertemuannya dengan Bupati Bulukumba beberapa waktu lalu.
”Ini kita buat tanpa membebankan keuangan daerah. Sehingga pengusaha akan kita ajak berpartisipasi dan pak bupati Bulukumba juga bersedia meminjamkan alatnya tanpa biaya,” kata Adnan.
Adnan juga mengatakan, akan melibatkan para honorer dalam penanganan banjir ini karena akan ada tambahan penghasilan.
”Kita akan ajak honorer bagi siapa saja yang ingin bekerja penanganan banjir maka akan ada penghasilan tambahan. Langkah ini kita targetkan di beberapa kecamatan dulu yang rentan banjir dan genangan,” ulas bupati Gowa. (sar)
