pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Chaidir: Tidak Boleh Ada Mutasi Berbayar

MAROS, BKM — Gerbong mutasi mulai digerakkan Bupati Maros, HAS Chaidir Syam bersama wakilnya, Hj Suhartina Bohari. Pada Rabu pekan lalu, bertempat di gedung serbaguna Maros, dilakukan mutasi terhadap 99 kepala sekolah (Kepsek).

Untuk mutasi pertama ini, dari 99 kepsek yang dimutasi terbagi atas 28 kepala sekolah SMP, 64 kepala sekolah SD, dan 7 kepala TK/PAUD. Selain itu, 7 kepala Puskesmas juga dirotasi serta 20 orang pejabat struktural eselon III dan IV. Juga, Chaidir melantik 14 fungsional yang terdiri dari fungsional pengawas koperasi 1 orang dan fungsional pengawas kebakaran 13 orang.

Ini menjadi awal kebangkitan dimasa pandemi Covid-19 dengan menata kembali kelembagaan pemerintahan. Chaidir cukup mengakui dirinya memiliki tugas berat. Selain pademi Covid-19 diawal pemerintahannya, dirinya juga harus melakukan segala peningkatan dalam kurung waktu tidak sampai dari lima tahun.
”Mari kita sama-sama bangkit, semangat dan berjuang melakukan aktivitas,” ungkap Chaidir.
Dirinya berharap sinergitas dan semangat perangkat pemerintahan harus terus ditingkatkan. Pelantikan pertama dimasa pemerintahannya ini dilakukan secara terbatas.

”Ini baru pemanasan. Pelantikan selanjutnya akan dilakukan dalam waktu dekat,” lanjutnya.
Pendidikan dan kesehatan mendapat giliran pertama karena dipandang sebagai institusi yang sangat penting dikondisi saat ini. Pendidikan dianggap menjadi gerbang kemajuan dimasa yang akan datang.
”Baru pendidikan, kesehatan dan pengisian camat-camat yang kosong. Pendidikan harus dimajukan kembali, dibangkitkan kembali, terlebih ini untuk menyambut pembelajaran tatap muka,” jelas Chaidir.
Dihadapan para pejabat yang dilantik, sebagai Bupati Maros, Chaidir sangat menekankan dua hal. Pertama, semua yang dilantik ditegaskan untuk bisa bekerja secara bersama, diberikan enam bulan masa evaluasi untuk menunjukkan komitmen, kerjasama, juga koordinasi terbaiknya.
Hal selanjutnya yang ditegaskan Chaidir, tidak boleh adanya sedikitpun mutasi yang berbayar. Akan diberikan sanksi yang tegas jika dalam pelaksanaannya ditemui ada mutasi yang berbayar.
”Silakan dilaporkan jika ada yang menemukan bukti pejabat yang berbayar untuk jabatannya, saya akan memberikan demosi,” tegas Chaidir.

Sikap tegas bupati Maros ini adalah bentuk penataan dalam mewujudkan visi misinya yakni mewujudkan Maros sebagai kabupaten yang sejahtera, religius dan berdaya saing. Diakhir sambutan, dirinya kembali mengungkap selamat kepada para pejabat yang dilantik.
”Selamat menjalankan tugas buat para pejabat struktural maupun fungsional yang dilantik hari ini. Jadikan tugas bapak ibu sebagai amanah,” tutup Chaidir. (ari/c)



×


Chaidir: Tidak Boleh Ada Mutasi Berbayar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link