BARRU, BKM–Dalam beberapa kontestasi, Partai Golkar Kabupaten Barru selalu kalah, baik di pemilu legislatif hingga pemilihan bupati (pilbup).
Dua kali pilbup usungan Partai Golkar yakni Malkan Amin yang menggandeng putra Ketua Golkar Barru Andi Muhammad Rum yakni Andi Salahuddin Rum dua kali tumbang.
Inilah tantangan buat pengurus Partai Golkar di kabupaten Barru kedepan, baik untuk memenangi pileg yang rencananya akan digelar pada Februari 2024 maupun pilbup November 2024 mendatang.
Seperti diberitakan sebelumnya, musyawarah daerah (musda) Partai Golkar Barru yang digelar Senin(6/9) dipastikan aklamasi untuk Mudassir Hasri Gani sebagai ketua yang baru.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Sulsel telah menetapkan Mudassir sebagai ketua DPD II Golkar Barru pada saat pelaksanaan musda ke X di kantor DPD Golkar Barru, Senin (6/9) petang.
Ketua Golkar Sulsel, Taufan Pawe (TP) mengatakan dalam musda ini dia akui ada dua bakal calon yang telah mendaftar. Tapi pihaknya tidak bisa menghalangi keinginan ketua DPP Airlangga Hartarto yang memilih Mudassir karena keduanya membutuhkan diskresi.
“Pak Airlangga mungkin ingin melihat alumni Golkar institute, dan Mudassir ini alumni pertama Golkar institute,” katanya.
Walikota Parepare dua periode meminta kepada Mudassir bagaimana bisa mengembalikan kejayaan partai Golkar di kabupaten Barru yang merupakan lumbung partai Golkar. Tapi pada Pemilu 2019 lalu partai beringin harus mengakui kemenangan Partai Nasdem.
“Ini tantangan buat kami, walau sama-sama memperoleh sama-sama kursi (lima kursi) tapi kami dikalahkan diperoleh suara,” ujarnya.
Dengan ini TP meminta kepada Mudassir bagaimana pada Pileg 2024 nanti bisa mengembalikan kejayaan partai Golkar.
“Ada beban dan tanggungjawabnya untuk kita semua (kader Golkar) mengembalikan kejayaan Golkar. Harus bupati dan ketua DPRD dari Golkar,” harapnya.
Bahkan TP meminta kepada Mudassir yang usianya masih cukup muda bisa menggalang dukungan berbasis TPS. “1 TPS harus ada kader minimal 10 orang,” tutupnya. (udi/rif/c)

