MAKASSAR, BKM–Masalah sampah di Kota Makassar sudah cukup mengkhawatirkan. Soalnya, tempat pembuangan akhir (TPA) Tamanggapa, Antang sudah over kapasitas akibatnya sampah menjalar ke lahan warga setempat.
Ada tiga lahan warga yang saat ini tertimbun sampah di area TPA, yakni lahan milik Usman Hasbullah dengan luasan 450 m² di wilayah bintang lima. Lahan tersebut sudah sepenuhnya tertutup.
Pemilik kedua yaitu Arifin yang memiliki dua lokasi dengan luasan 3.500 m², salah satu lokasinya tertimbun sampah seluas 30 persen.
Pemilik ketiga yaitu Rahmat di wilayah timur TPA yang belum disebutkan luasannya, hanya saja sampah sudah menjalar hingga 10 meter dari lahannya.
Anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, menegaskan, pemerintah kota tak cukup serius mengurus pengelolaan sampah ini.
“Ini masalah sudah lama, dari kemarin dibilang mau selesaikan tapi tak kunjung selesai,” ujar Suharmika.
Semestinya, kata Suharmika, ada dibentuk kompensasi terhadap warga yang lahannya tertimbun sampah. Terlebih, lahan tersebut sudah tertimbun selama tiga tahun.
Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pertanahan berunding dengan pemilik lahan untuk segera melakukan pembebasan. Apalagi telah ada realisasi pembebasan sebesar Rp12 milliar.
Sementara itu, Kepala UPTD TPA Tamangapa, Rahim, mengaku, cukup kewalahan dalam menangani sampah di TPA.
Pasalnya, kondisinya sudah over kapasitas dan perlahan-lahan merembes ke lahan warga. Ia mengatakan dirinya tidak mengetahui pasti batasan lahan milik pemerintah kota.(nug)
