Site icon Berita Kota Makassar

HM Aras dan Rombongan Kunjungi Pekalongan

MAKASSAR, BKM–Anggota Fraksi partai persatuan pembangunan (PPP) DPR RI DR H Muhammad Aras melakukan kunjungan kerja bersama rombongan Komisi V DPR RI ke salahsatu sentra batik Jawa Tengah, Kabupaten Pekalongan, Rabu (8/9).
Kunjungan dilakukan dalam rangka meninjau langsung pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.

Banyak tempat-tempat wisata di Kabupaten Pekalongan yang masih perlu dikembangkan mulai dari wisata alam, kuliner hingga kriya tradisional masyarakat seperti batik. Begitupun dengan masih banyaknya akses jalan yang belum terhubung dengan baik selain karena anggap juga akibat pandemi yang berpengaruh kepada PAD.
“Pada dasarnya, saya sebagai Anggota DPR RI Fraksi PPP dan kawan-kawan yang ada di Komisi V sangat mendukung percepatan pembangunan daerah, salahsatunya Pekalongan. Untuk bangkit dari masa resesi ini kita (Pemerintah dan DPR) harus fokus dan mendukung penuh, apalagi ini dilakukan untuk pemulihan ekonomi rakyat akibat pandemi,”
ujar HM Aras kemarin.

Untuk itu, mantan Ketua DPW PPP Sulsel ini menilai jika simpul-simpul yang menjadi indikator terhubungnya pusat ekonomi masyarakat dengan tempat wisata menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan untuk mempermudah akses dan mobilitas warga.
Saat tiba di Pekalongan, rombongan disambut orang Bupati Fadia Arafiq beserta jajaran Pemkab Pekalongan. Hadir pula Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR.

Kehadiran rombongan dari Komisi V DPR RI yang merupakan mitra dari Kemen PUPR dan Perhubungan menjadi semangat Pemkab Pekalongan untuk mengejar pembangunan infrastruktur yang tertunda.
Bupati mengungkapkan bila rencana pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pekalongan, khususnya pembangunan jalan penghubung antara jalur wisata dan sentra ekonomi masyarakat.

“Pemkab Pekalongan terus fokus dan berjuang dalam membantu pemerintah pusat untuk konsentrasi pada pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemi. Salahsatunya yaitu pada pembangunan infrastruktur struktur jalan penghubung area wisata dengan sentra ekonomi masyarakat.”ujar bupati Fadia Arafiq. (rif)

Exit mobile version