USIA muda bukan penghalang untuk meraih prestasi. Salsabilah Putri Yusran menjadi salah satu pembuktiannya. Di umur yang baru 12 tahun ia telah menorehkan keberhasilan.
HADIR di studio Podcast Berita Kota Makassar Lantai III Graha Pena, Salsabilah berkisah tentang pencapaiannya hingga saat ini. Salah satunya adalah pememang Putri Cilik Indonesia Best Dress Tingkat Nasional Tahun 2020. Selain itu, ABG yang akrab disapa Salsa ini juga pernah menempati juara tiga pada ajang Putri Cilik Indonesia Pendidikan Sulawesi Selatan.
Ada motivasi tersendiri sehingga ia mengikuti ajang pemilihan bakat di bidang modelling ini. Salsa ingin mencoba hal baru, sekaligus mengasah bakatnya sebagai model.
Selama mengikuti proses pemilihan dan karantina untuk kedua ajang tersebut, Salsa mengaku mengalami suka dan duka. “Sukanya itu karena bisa mendapat banyak teman, dapat ilmu, dan menambah pengalaman. Kalau dukanya, karena mungkin sekarang pandemi jadi tidak bisa ketemu langsung dengan semuanya,” tuturnya.
Dalam Ajang Putri Cilik Best Dress yang ia ikuti, Salsa mengenakan dress rancangan dari desainer bernama Agus Efendi. Gaun tersebutlah yang mengantarkan ia menjadi seorang juara kategori best dress.
Gaun panjang berwarna kuning tersebut dinilainya cocok dengan usianya. “Kebetulan juga karena di kategori cilik, dan warna yang dipilihkan dessainer yang cocok dengan anak-anak, jadi auranya lebih dapat,” imbuhnya.
Selain itu, menurut Salsa, faktor yang membuat ia menjadi juara adalah dari caranya memeragakan baju tersebut. “Mungkin dari cara berjalan dan cara memperagakan baju tersebut,” ujarnya.
Saat ini, Salsa sedang menempuh pendidikan di SMP Islam Athirah 1 Makassar dan duduk di bangku kelas 2. Menariknya, meski ia terjun ke dalam dunia modelling, justru ia bercita-cita ingin menjadi seorang dokter.
Salsa terbilang aktif di dunia pendidikannya. Saat ini, ia tergabung dalam lembaga OSIS dan kelompok band yang ada di sekolahnya. Tak disangka, di band tersebut Salsa menjadi vokalis sekaligus memainkan alat musik bass.
Ia memilih bass atas kemauan sendiri. “Disamping itu, karena kebetulan guru bandnya itu spesialis bass,” akunya. Untuk itu, Salsa ingin mengasah dan meningkatkan caranya dalam memainkan bass.
Pencapaiannya ini tentu saja tak lepas dari dukungan kedua orang tuanya. Ibu dan ayah Salsa mendukung anaknya sejak awal ia mengikuti lomba.
Ke depannya Salsa berecana untuk mengikuti ajang Duta Pelajar Tingkat Provinsi dan Duta Putri Remaja. Untuk itu, ia sedang dalam tahap mempersiapkan diri dengan banyak belajar mengenai budaya dan wisata yang ada di Sulawesi Selatan. (pkl)
