pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kepsek di Bone Diteror Oknum Ngaku Wartawan

BONE,BKM — Sejumlah Kepala sekolah di Kabupaten Bone mengaku diteror oleh sejumlah oknum yang mengaku dirinya sebagai wartawan tanpa memperlihatkan kartu identitas dan nama media.

Salah satu Kepala Sekolah di Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone yang namanya enggan dipublikasikan mengaku bahwa dalam sepekan terakhir sudah ada beberapa orang yang datang ke sekolah dan mengaku wartawan.
Maksud kedatangan oknum yang mengaku wartawan tersebut ingin mencari tahu pengelolaan dana sekolah apakah sudah sesuai atau belum, namun ketika oknum wartawan tersebut mau pulang dia malah menawarkan spanduk yang biayanya dibebankan ke pihak sekolah, dan apabila pihak sekolah menolak oknum yang mengaku wartawan tersebut mengancam akan melaporkan sekolah.

“Tadi pagi saya didatangi lagi dua orang yang mengaku wartawan, dia tanya-tanya soal dana sekolah, setelah saya jelaskan dia tawari saya spanduk dan di suruh bayar, katanya kalau tidak saya mau dilaporkan ke pusat, ” ujar salah seorang Kepala Sekolah di Bone.
Menurut sang Kepsek dirinya belum mengatakan setuju untuk membiayai spanduk yang ditawarkan oleh oknum wartawan itu dan rencananya akan kembali lagi untuk memastikan.
Hal serupa juga banyak dirasakan oleh kepala sekolah lain, bahkan ada juga yang sampai rumahnya didatangi oleh oknum yang mengaku wartawan ketika tidak ketemu kepala sekolah di sekolah.
“Saya pernah didatangi di rumah oleh beberapa orang yang mengaku wartawan mereka naik mobil, mereka datang ke rumah karena kebetulan waktu itu saya pulang karena sakit, alasannya mereka cari saya untuk cari data pengelolaan dana bos, kemudian setelah saya terima di rumah mereka minta uang bensin saat mau pulang, “kata salah seorang kepala sekolah lain.
Menanggapi hal tersebut Sekretaris PWI Kabupaten Bone Enal Rasul mengatakan bahwa praktik sepert ini akan merusak citra jurnalis.

“Dalam UU Pers No 40 Tahun 1999 tidak ada disebutkan wartawan harus menjual spanduk, tetapi mencari dan mengolah informasi menjadi berita untuk diberitakan lewat medianya. Jadi kalau ada oknum yang melakukan hal tersebut apalagi memaksa maka itu mencederai profesi kewartawanan, ” tegas Enal.
(man/C)



×


Kepsek di Bone Diteror Oknum Ngaku Wartawan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link